Ibu Rumah Tangga di Pekalongan Tertipu Oknum Debt Collector, Mobil Diambil Meski Baru Nunggak 2 Bulan

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PEKALONGAN.-nosuarasasyarakat.com Seorang ibu rumah tangga berinisial RB (43), warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh oknum debt collector dari salah satu perusahaan pembiayaan di Kota Tegal.

 

Kepada awak media, RB menceritakan kronologi kejadian yang bermula dari tunggakan cicilan mobil selama dua bulan. Padahal, menurutnya, ia telah menjalankan kredit mobil tersebut selama kurang lebih dua tahun tanpa kendala berarti.

 

“Pada Selasa, 1 Juli 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, delapan orang datang ke rumah saya. Mereka mengaku dari rekanan perusahaan pembiayaan dan menawarkan promo keringanan cicilan sebesar 25 persen karena saya sedang mengalami kesulitan usaha,” ujar RB, Senin (22/7/2025).

 

Tertarik dengan tawaran tersebut, RB menyetujui promo tersebut dan pada tanggal 7 Juli 2025 ia datang ke kantor perusahaan pembiayaan di Kota Tegal. Di sana, ia dipandu lima orang untuk menandatangani enam lembar dokumen.

Baca Juga :  Polda Jateng Tangkap Enam Pelaku Sindikat Pembuat dan Pengedar Uang Palsu; Dua Bulan Beroperasi Cetak 4000 Lembar Uang Rp. 100 Ribu

 

“Saya tidak membaca secara rinci isi suratnya, karena percaya saja. Tapi saya merasa terbantu dengan diskon cicilan itu,” ucap RB.

 

Namun, kejadian tak terduga justru terjadi setelah penandatanganan. RB diminta menyerahkan kunci mobil, dan barang-barang pribadinya yang ada di dalam mobil dikeluarkan satu per satu.

 

“Saya kaget. Saat saya tanya kenapa mobil dibawa, mereka menjawab ketus: ‘Dibawa ke gudang, kalau mau ambil ya lunasi dulu semua cicilan’. Saat itu saya baru sadar kalau saya ditipu,” ungkap RB dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Imbau Masyarakat Stop Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Non-Subsidi

 

RB sempat mengonfirmasi ke bagian administrasi perusahaan pembiayaan, namun ia hanya mendapat jawaban bahwa mobilnya sudah ditarik oleh tim penarik.

 

“Saya rugi banyak, mulai dari audio, ban baru, tape mobil, semuanya hilang. Saya pulang dengan langkah lemas,” tuturnya.

 

Setelah seminggu, RB menghubungi pihak manajemen pembiayaan, namun tetap diminta untuk melunasi semua tunggakan terlebih dahulu jika ingin mengambil kembali mobilnya.

 

Ia berharap pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat lain agar lebih waspada.

 

“Jangan mudah percaya rayuan atau janji manis dari oknum debt collector. Baca dulu semua dokumen sebelum tan TFda tangan,” pungkas RB

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Kamis, 3 September 2026 - 15:24 WIB

Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat

Berita Terbaru