Dr. Conie Pania Putri Kecam Kekerasan terhadap Dua Jurnalis, Kapolda Sumsel Amankan Tiga Terduga Pelaku

- Redaksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

PALEMBANG | suaramasyarakat.com — Aksi solidaritas insan pers di kawasan Flyover Polda Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026), menjadi bentuk kecaman terhadap dugaan penganiayaan yang menimpa dua jurnalis saat melakukan peliputan Aksi Payung Plus di Kota Palembang.

Dalam aksi tersebut, Komisaris Utama/Komisaris Media Indodaily, dr. Conie Pania Putri, S.H., M.H., hadir bersama para jurnalis dan tokoh pers untuk menyampaikan dukungan kepada kedua korban sekaligus mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap insan pers.

Dr. Conie menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK). Menurutnya, kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan serta menjadi ancaman terhadap kebebasan pers.

“Saya hadir hari ini bukan hanya sekadar mendampingi, tetapi sebagai bagian dari insan pers bersama teman-teman solidaritas memberikan dukungan penuh kepada dua rekan kita yang menjadi korban pemukulan saat meliput Aksi Payung Plus. Secara pribadi dan lembaga, saya mengecam keras tindakan tersebut,” ujar dr. Conie.

Ia menegaskan bahwa profesi wartawan memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wow... Jaksa Agung Katakan Seperti Ini saat Peresmian Gedung Kejati di Bali

Menurutnya, perlindungan terhadap jurnalis merupakan hal penting agar kegiatan jurnalistik dapat berjalan tanpa tekanan, ancaman, maupun kekerasan dari pihak mana pun.

Dr. Conie juga mengingatkan bahwa kebebasan pers telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, setiap dugaan kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas perlu ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Siapa pun yang mencoba mengintimidasi atau melakukan kekerasan fisik kepada wartawan saat menjalankan tugasnya harus siap berhadapan dengan hukum. Jangan sampai kejadian seperti ini menghambat kerja jurnalistik dan kebebasan pers,” tegasnya.

Audiensi dengan Kapolda Sumsel

Aksi solidaritas yang berlangsung kondusif tersebut dilanjutkan dengan audiensi bersama Kapolda Sumatera Selatan. Perwakilan insan media bersama dr. Conie menyampaikan sejumlah tuntutan terkait penanganan kasus penganiayaan terhadap dua jurnalis tersebut.

Ada tiga tuntutan utama yang disampaikan kepada pihak kepolisian. Pertama, mengusut tuntas motif dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan kekerasan tersebut. Kedua, memproses para pelaku berdasarkan ketentuan hukum yang relevan, termasuk mempertimbangkan penerapan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sesuai unsur dan fakta hukum yang ditemukan. Ketiga, memberikan jaminan keamanan dan perlindungan hukum bagi jurnalis yang menjalankan tugas peliputan di wilayah Sumatera Selatan.

Baca Juga :  SPPG Kemala Bhayangkari Polres Aceh Timur Lakukan Rapid Test Pastikan Kualitas Makanan Bergizi Aman dan Higienis

Dalam audiensi itu, pihak kepolisian menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara tegas dan tanpa tebang pilih.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam audiensi, tiga orang terduga pelaku telah diamankan. Satu orang disebut telah ditangkap sebelumnya, sedangkan dua orang lainnya diamankan pada Kamis (15/10/2026).

Perkembangan tersebut menjadi perhatian insan pers yang berharap proses penyidikan berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ajak Jurnalis Tetap Profesional

Mengakhiri keterangannya, dr. Conie mengajak seluruh jurnalis agar tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas menyampaikan informasi kepada publik meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Ia berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarinsan pers sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap wartawan dalam menjalankan kerja jurnalistik.

“Peristiwa ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua, namun jangan sampai menyurutkan semangat rekan-rekan media. Ini adalah bagian dari perjuangan menegakkan kebenaran. Tetap semangat, tetap profesional, dan teruslah bekerja memberikan informasi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Insan pers berharap penanganan kasus ini dapat memberikan kepastian hukum bagi para korban serta menjadi pengingat bahwa segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis harus ditangani secara serius demi menjaga kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.

Berita Terkait

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Resmi Jadi Menko Polkam
Suaramasyarakat.com Ucapkan Selamat atas Penunjukan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
YBH SUMSEL BERKEADILAN Somasi BRI lakukan Mafia Dalam Pencairan Fasilitas Kredit.
DPD dan DPP Harimau Sumatera Dorong Generasi Muda Ikuti Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Piala H. Cik Ujang 2026
MTQ JQHNU Ke-2 Kota Palembang Tahun 2026 Diikuti 594 Peserta, Semarakkan Maulid Nabi dan HUT RI ke-81
Mantan Kasat Reskrim Polres Tapin Diadukan ke Propam, Dugaan Kekerasan terhadap Tersangka Masuk Ranah Pemeriksaan
Kuasa Hukum Tantang Oknum Dinas Sosial di PPS Wanodyatama Surakarta: Negara Hukum Tidak Tunduk pada Tafsir Pejabat
HRD Kembali Serahkan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim Kepada Menteri PU
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:17 WIB

Dr. Conie Pania Putri Kecam Kekerasan terhadap Dua Jurnalis, Kapolda Sumsel Amankan Tiga Terduga Pelaku

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Resmi Jadi Menko Polkam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Suaramasyarakat.com Ucapkan Selamat atas Penunjukan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Jumat, 25 September 2026 - 13:33 WIB

YBH SUMSEL BERKEADILAN Somasi BRI lakukan Mafia Dalam Pencairan Fasilitas Kredit.

Rabu, 16 September 2026 - 00:08 WIB

DPD dan DPP Harimau Sumatera Dorong Generasi Muda Ikuti Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Piala H. Cik Ujang 2026

Berita Terbaru