Sulbar — suaramasyarakat.com // Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat disebut berdampak terhadap pelaksanaan program pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Hingga tahun ini, sejumlah kegiatan pembinaan dan pelatihan keterampilan bagi anak binaan disebut belum berjalan.
Hal tersebut disampaikan salah seorang anggota LPKA yang ditemui media ini saat melakukan kunjungan ke LPKA Sulawesi Barat, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, media ini belum dapat bertemu langsung dengan Bambang Suryanto, A.Md.IP., S.H., M.H., dan hanya diterima oleh anggota LPKA yang mewakilinya.
Menurutnya, belum berjalannya sejumlah kegiatan pembinaan tahun ini salah satunya disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
“Penyebabnya karena adanya efisiensi anggaran dari pusat,” ujarnya kepada media ini.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pembinaan merupakan bagian penting dari tugas LPKA. Program pembinaan tidak sebatas pengawasan terhadap anak binaan, tetapi juga mencakup pendidikan, pembentukan karakter, serta pelatihan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dengan belum maksimalnya kegiatan tersebut, kesempatan anak binaan untuk memperoleh pembinaan dan keterampilan secara berkelanjutan berpotensi ikut terbatas. Padahal, masa pembinaan seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memberikan pendidikan serta keterampilan yang mendukung proses perubahan dan kesiapan anak setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Lebih jelasnya nanti berhubungan langsung dengan kepala LPKA kami yang saat ini masih berada di luar,” ucapnya.
Untuk itu, penjelasan lebih lanjut dari pihak LPKA Sulawesi Barat diperlukan, terutama mengenai program pembinaan apa saja yang terdampak efisiensi anggaran, sejauh mana pelaksanaannya tertunda, serta langkah yang dilakukan untuk memastikan kebutuhan pembinaan dan keterampilan anak tetap terpenuhi.
Media ini berharap dapat bertemu langsung dengan Kepala LPKA Sulawesi Barat guna memperoleh penjelasan lebih lengkap terkait pelaksanaan program pendidikan, pembinaan kepribadian, maupun pelatihan keterampilan bagi anak binaan di tengah kebijakan efisiensi anggaran tersebut.*
Yuds






