Tolitoli, Sulteng — suaramasyarakat.com // Industri somel di Desa Dadakitan, Kabupaten Tolitoli, saat didatangi media ini, Jumat (21 Agustus 2026), masih melakukan perbaikan pada mesin pengolahan kayu.
Meski mesin masih dalam tahap perbaikan, aktivitas pengolahan jasa kayu rakyat tetap berjalan. Selain melayani pengolahan kayu lokal, industri tersebut juga tetap menangani kebutuhan kayu untuk pengiriman ekspor.
Penanggung jawab industri somel, Yongki, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan perbaikan mesin. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat kegiatan pengolahan maupun proses pengiriman kayu.
“Selama ini belum ada permasalahan, baik kayu lokal maupun ekspor. Semuanya berjalan lancar,” ujar Yongki kepada media ini.
Ia menjelaskan, proses pengiriman menggunakan kontainer juga tidak mengalami kendala. Menurutnya, seluruh kegiatan distribusi masih dapat dilakukan dengan baik meskipun pihaknya tengah menggunakan mesin yang baru.
“Kontainer tidak ada permasalahan. Kami hanya memakai mesin yang baru,” ucapnya.
Yongki menambahkan, tenaga kerja yang digunakan di industri tersebut masih mengutamakan tenaga lokal dari Kabupaten Tolitoli.
Ia menilai hasil pekerjaan yang dilakukan para pekerja lokal sejauh ini tetap maksimal dan memenuhi kebutuhan pengolahan kayu.
“Kami masih menggunakan tenaga lokal Kabupaten Tolitoli, dan hasil pekerjaannya sempurna,” pungkasnya.*
Yuda






