Halaman Sekolah Sunyi: Tiang Bendera dan Sang Saka Merah Putih Tak Tampak di SDN 02 Kalipancur Saat Jam Kerja

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Pekalongan, Jateng – suaramasyarakat.com // Sebuah fenomena sederhana namun penuh makna terjadi di SDN 02 Kalipancur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan saat jam kerja, halaman sekolah tampak sunyi tanpa tiang bendera dan Sang Saka Merah Putih yang biasanya berkibar gagah.

Halaman SDN 02 Kalipancur pada jam kerja,ada keheningan yang sedikit ganjil. Tak ada tiang bendera menjulang, tak ada Sang Saka Merah Putih yang mengibarkan sayapnya di angin pagi.

Bendera, simbol kebangsaan yang selama ini menjadi titik fokus kebanggaan sekolah, entah mengapa “menghilang” di momen-momen rutin sekolah ini.

Simbol-simbol kebangsaan di lingkungan pendidikan berperan penting sebagai pengingat terus menerus akan nilai-nilai nasionalisme dan karakter bangsa.
Menumbuhkan rasa kebersamaan dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Baca Juga :  Hebat! Warga Desa winduaji Gotong-royong Perbaiki Jalan 3 Kali Setahun Tahun 2025

Saat akan konfirmasi terkait hal tersebut Kepala Sekolah tidak ada ditempat. Menurut seorang guru yang ada diruang kerja, Senin pagi, (29/6) mengatakan bahwa Kepala Sekolah sedang keluar.

Dari guru yang pada saat itu berada di kantor,mereka menyampaikan, tidak adanya Tiang Bendera dan Tidak ada berkibarnya Sang Saka Merah Putih di halaman Sekolah dikarenakan berapa hari yang lalu tali nya putus.

Ia, mengatakan,”itu karena talinya putus berapa hari lalu, dan belum diperbaiki,karena penjaga sekolahnya ini sedang ke sawah,”jelasnya

Baca Juga :  Embel-Embel Program Kerja OSIS, Studytour SMPN 1 Bojong Diduga Tak Libatkan Musyawarah Walimurid

Sehingga dalam hal ini patut dipertanyakan, kenapa pengibaran bendera merah putih di halaman Sekolah hanya mengandalkan kepada penjaga Sekolah?

Masih hari yang sama dengan waktu yang berbeda,ketika dihubungi melalui telpon selularnya,terkait hal tersebut Plt. Kepala Sekolah SDN 02 Kalipancur,Ismaryanti, mengatakan bahwa pagi itu dirinya sedang keluar ke BKD, dan itu kelalaian pihak sekolah.

“Iya, tadi pagi saya sedang keluar untuk ke BKD, dan kami mengakui bahwa itu kelalaian kami.” Dan hari ini ditindak lanjuti untuk perbaikan,”jelasnya

Dari peristiwa SDN 02 Kalipancur,ini sebuah pelajaran besar: simbol kebangsaan, sekecil apapun, butuh perhatian, penghormatan, dan konsistensi.*

Dhodi Rusmanto

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Kamis, 3 September 2026 - 15:24 WIB

Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat

Berita Terbaru