Penemuan Mayat Mengapung di Pantai Pagimana, Banggai, Polisi Lakukan Identifikasi

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal dan identifikasi kasus penemuan mayat yang terapung di pantai Pagimana, Kabupaten Banggai, Sabtu (14/3/2026).

 

Penemuan mayat pria itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 17. 45 Wita oleh Ko’ Cae berumur 60 tahun, di seputaran Rumah Makan Ester Pagimana.

 

“Saat itu saksi sedang berjalan disekitar warung miliknya, tiba-tiba melihat tubuh seseorang mengapung diatas laut dengan posisi tertelungkup dan mengeluarkan aroma tak sedap,” ungkap Kapolsek Pagimana AKP Laata.

Baca Juga :  Satlantas Polres Banggai Tingkatkan Patroli Blue Light di Titik Rawan Malam Hari

 

Melihat hal tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat sekitar yang kemudian menghubungi Polsek Pagimana melalui telpon seluler.

 

“Setelah menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi,” sebut AKP Laata.

 

Selanjutnya, beberapa saat kemudian tiba pihak keluarga korban yang memeriksa dan langsung membawanya kerumah duka untuk dilakukan pemeriksaan.

 

“Korban bernama Robi, umur 35 Tahun merupakan warga Desa Jayabakti,” beber Kapolsek.

Baca Juga :  Petungkriyono Sepi Wisatawan, Sejumlah Objek Wisata Masih Tutup Pascabencana

 

Dari penuturan Saripudin Pamuda (63) yang adalah orang tua korban bahwa pada Kamis (12/3) pukul 20.00 Wita, korban pamit pergi mencari ikan dengan menggunakan perahu dayung. Namun sampai keesokan harinya tak jua kembali pulang.

 

“Korban setiap hari pergi mencari ikan dan selalu pulang menjelang pagi. Namun hari itu tak kembali, sampai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tuturnya.

 

“Korban telah dikebumikan. Kasus ini masih dalan penyelidikan lebih lanjut,” tandas Laata.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Berita Terbaru