Petungkriyono Sepi Wisatawan, Sejumlah Objek Wisata Masih Tutup Pascabencana

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan – 28 Desember 2025 Kawasan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Tengah, kini tampak jauh berbeda. Pascabencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu, jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut mengalami penurunan drastis.

Sejumlah objek wisata di Petungkriyono dilaporkan masih tutup hingga saat ini. Selain mengalami kerusakan infrastruktur, akses menuju kawasan tersebut juga belum sepenuhnya pulih. Beberapa jalur utama dinilai masih rawan untuk dilalui, sehingga membuat wisatawan enggan berkunjung.

Baca Juga :  Kapolres Morowali Utara pimpin Sertijab dua Pejabat Utama dan Dua Kapolsek

 

Dampak bencana tidak hanya dirasakan pada sektor pariwisata, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat. Hingga kini, rasa cemas masih menyelimuti warga, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah Petungkriyono. Banyak warga memilih tetap berada di dalam rumah ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, khawatir bencana serupa kembali terjadi.

 

Kondisi tersebut turut memukul perekonomian masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor pariwisata, mulai dari pengelola objek wisata, pedagang, hingga pelaku usaha kecil. Penurunan aktivitas wisata berdampak langsung pada pendapatan mereka.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Ludeskan Sejumlah Kios di Pasar Pagi Pemalang, Pedagang Panik.

 

Warga dan pelaku wisata berharap pemerintah dapat segera mempercepat pemulihan akses serta memberikan jaminan keamanan bagi pengunjung. Selain perbaikan infrastruktur, penanganan mitigasi bencana dan pemulihan trauma masyarakat dinilai sangat penting agar kawasan Petungkriyono perlahan dapat bangkit kembali dan aman untuk dikunjungi.

(Bandi)

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru