SUARAMASYARAKAT.COM///ACEH TIMUR — Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa program trauma healing bagi pelajar di SMA Negeri 1 Peureulak, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membantu para pelajar memulihkan kondisi psikologis, meningkatkan semangat belajar, serta memperkuat ketahanan mental pascabencana dan berbagai tekanan yang dialami.
Program tersebut diikuti ratusan pelajar SMA Negeri 1 Peureulak dengan penuh antusias. Sebanyak 21 mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS yang tergabung dalam Sindikat II menghadirkan berbagai sesi interaktif, seperti konseling, permainan edukatif, motivasi belajar, serta teknik relaksasi sederhana yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Suasana hangat dan penuh kebersamaan membuat para pelajar merasa nyaman untuk berbagi pengalaman dan mengekspresikan perasaan mereka.
Perwira Pendamping mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS, Firdaus Wulanto, mengatakan bahwa program trauma healing merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial dan psikologis pelajar.
“Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk hadir langsung membantu masyarakat, khususnya pelajar, agar dapat bangkit dan kembali percaya diri dalam menjalani aktivitas belajar,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan SMA Negeri 1 Peureulak menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 WPS yang telah hadir langsung di tengah para siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri serta mempererat hubungan sosial antarpelajar.






