Tahun 2026, Warga Randumuktiwaren Masih Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Pekalongan, 28 Januari 2026 – Kondisi memprihatinkan masih dialami salah satu keluarga warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Memasuki tahun 2026, keluarga tersebut masih bertahan hidup di rumah yang tergolong tidak layak huni, dengan kondisi bangunan yang jauh dari standar keselamatan dan kesehatan.

 

Rumah berdiri di atas lahan terbatas dengan ukuran bangunan sekitar 5 x 7 meter. Dinding rumah terbuat dari bahan GRC dan terpal, sementara atap genteng sudah banyak yang bocor. Saat musim hujan, air kerap masuk ke dalam rumah sehingga lantai tanah menjadi becek dan lembap, membuat penghuni tidak nyaman serta berisiko terhadap kesehatan.

Baca Juga :  Polres Pekalongan Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Candi, Wakapolres : Layani Warga dengan Humanis!

 

 

Keluarga tersebut dikepalai oleh Jumadi, warga Dusun V, Desa Randumuktiwaren. Jumadi bekerja sebagai petani kebun dan buruh serabutan, sementara sang istri bekerja sebagai buruh harian lepas. Dengan keterbatasan ekonomi, keluarga ini harus mencukupi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pendidikan anak yang saat ini masih bersekolah di bangku SMP kelas I.

 

 

Warga sekitar menyebutkan bahwa kondisi rumah tersebut telah berlangsung lama dan hingga kini belum tersentuh bantuan program rumah tidak layak huni (RTLH). Penggunaan material seadanya sebagai dinding dan pagar membuat rumah rawan roboh, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kalau hujan deras, air masuk dari atap dan samping rumah. Lantainya jadi becek semua,” ujar Edi, salah satu warga sekitar.

Baca Juga :  Sengketa Pilwana Ampang Pulai : Anggota DPRD Pesisir Selatan Tekankan Kepatuhan Hukum dan Kesepakatan 

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan masyarakat setempat.

 

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa, kecamatan, hingga dinas terkait di Kabupaten Pekalongan, serta dukungan dari lembaga sosial lainnya, agar keluarga tersebut dapat segera memperoleh bantuan hunian yang layak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait rencana penanganan kondisi rumah tersebut.

 

Masyarakat berharap tahun 2026 tidak lagi menjadi saksi masih adanya warga yang harus bertahan hidup di hunian yang jauh dari kata layak.

(Wongkajen)

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru