Dugaan Pungli di Rutan Kebumen Terkuak: Aliran Dana ke Rekening Istri Oknum Salah Satu Pejabat Jadi Sorotan

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen — suaramasyarakat.com//Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, bukti aliran dana ke rekening atas nama IS, yang disebut sebagai salah satu istri dari oknum pejabat rutan, mulai bermunculan dan memantik pertanyaan serius terkait integritas pelayanan di dalam rutan.

 

Sejumlah transaksi keuangan mencurigakan diduga berkaitan dengan upaya memperlancar proses pembesukan tahanan dan narapidana. Rekening atas nama IS disebut menerima beberapa kali transfer dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap pelayanan di rutan tersebut.

 

Nama SK, salah satu oknum pegawai Rutan Kebumen, sebelumnya juga sempat disebut dalam pusaran dugaan pungli. Kini, temuan transaksi ke rekening istri SK memperkuat indikasi bahwa praktik tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan diduga dilakukan secara sistematis dengan memanfaatkan jalur tidak langsung.

 

Ironisnya, di tengah mencuatnya dugaan ini, oknum pegawai rutan yang bersangkutan kerap menyampaikan klaim bahwa pelayanan rutan telah berjalan sesuai aturan dan dilakukan secara profesional. Namun, fakta aliran dana yang kini terungkap justru memunculkan kontradiksi tajam antara pernyataan dan kenyataan di lapangan.

 

Modus yang diduga digunakan pun dinilai klasik namun efektif: menampilkan sikap seolah-olah menolong dan membantu, namun di baliknya terselip harapan imbalan uang. Praktik semacam ini dinilai merusak kepercayaan publik serta mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam sistem pemasyarakatan.

Baca Juga :  Kasus Bullying Santri Ponpes Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Menawan di Kudus, Polisi Periksa Korban Dan Orang Tua

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Rutan Kebumen maupun dari oknum yang namanya disebut dalam dugaan tersebut. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengusut tuntas dugaan pungli yang dinilai telah mencoreng wajah pelayanan publik.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan internal dan eksternal di lembaga pemasyarakatan harus diperkuat, agar praktik-praktik serupa tidak terus berulang dengan mengorbankan hak-hak warga binaan dan keluarganya.red- Bayu Anggara

Dugaan Pungli di Rutan Kebumen Terkuak: Aliran Dana ke Rekening Istri Oknum Salah Satu Pejabat Jadi Sorotan

Kebumen — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, bukti aliran dana ke rekening atas nama IS, yang disebut sebagai salah satu istri dari oknum pejabat rutan, mulai bermunculan dan memantik pertanyaan serius terkait integritas pelayanan di dalam rutan.

Sejumlah transaksi keuangan mencurigakan diduga berkaitan dengan upaya memperlancar proses pembesukan tahanan dan narapidana. Rekening atas nama IS disebut menerima beberapa kali transfer dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap pelayanan di rutan tersebut.

Nama SK, salah satu oknum pegawai Rutan Kebumen, sebelumnya juga sempat disebut dalam pusaran dugaan pungli. Kini, temuan transaksi ke rekening istri SK memperkuat indikasi bahwa praktik tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan diduga dilakukan secara sistematis dengan memanfaatkan jalur tidak langsung.

Baca Juga :  Jalin Sinergi Erat, Polres Touna Gelar Kemitraan dengan Awak Media

Ironisnya, di tengah mencuatnya dugaan ini, oknum pegawai rutan yang bersangkutan kerap menyampaikan klaim bahwa pelayanan rutan telah berjalan sesuai aturan dan dilakukan secara profesional. Namun, fakta aliran dana yang kini terungkap justru memunculkan kontradiksi tajam antara pernyataan dan kenyataan di lapangan.

Modus yang diduga digunakan pun dinilai klasik namun efektif: menampilkan sikap seolah-olah menolong dan membantu, namun di baliknya terselip harapan imbalan uang. Praktik semacam ini dinilai merusak kepercayaan publik serta mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam sistem pemasyarakatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Rutan Kebumen maupun dari oknum yang namanya disebut dalam dugaan tersebut. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengusut tuntas dugaan pungli yang dinilai telah mencoreng wajah pelayanan publik.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan internal dan eksternal di lembaga pemasyarakatan harus diperkuat, agar praktik-praktik serupa tidak terus berulang dengan mengorbankan hak-hak warga binaan dan keluarganya.

red- Bayu Anggara

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Berita Terbaru