JANJI MANIS JADI AMIS! Jalanan Sidosari Mirip Kubangan Kerbau, Netizen: “Mending Tumbas Gedang!”

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//PEKALONGAN –27-12 -2025 Nasib apes dialami warga Desa Sidosari – Pantirejo, Kesesi. Alih-alih menikmati aspal mulus hasil janji kampanye, warga justru harus “berenang” di atas motor setiap hari. Kondisi jalan penghubung desa tersebut kini hancur lebur, penuh lubang dalam yang siap menelan ban motor pengendara yang melintas.

Pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan miris. Jalanan yang seharusnya menjadi urat nadi ekonomi warga kini lebih mirip sawah baru. Lubang-lubang besar digenangi air hujan, menciptakan jebakan maut bagi siapa saja yang kurang waspada.

Unek-unek Netizen Meledak!
Kondisi ini sontak memicu “huru-hara” di jagat maya setelah akun Someabout Lur mengunggah potret kerusakan jalan tersebut. Netizen yang sudah kenyang dengan janji-janji manis pun langsung meluapkan kekesalan mereka dengan komentar yang menyengat:

Baca Juga :  Mosi Tidak Percaya Menggema di Samborejo, Warga Desak Transparansi Dana Desa 2022–2025

Korban PHP: Akun Someabout Lur dengan nada getir menyebut warga sebagai “korban janji manis”. Ia mengeluhkan aspal yang tidak kunjung datang, padahal kondisi jalan sudah sangat membahayakan.

Sentilan Politik: Andre Sebastian tak kalah pedas. Ia menyindir fenomena “serangan fajar” yang hanya dirasakan sekali, tapi penderitaan akibat jalan rusak harus ditanggung selama bertahun-tahun.

Solusi Nyeleneh: Saking gemasnya, akun Kuncung menyarankan agar jalan berlubang itu ditanami pohon pisang saja supaya lebih bermanfaat daripada dibiarkan rusak tanpa kejelasan.

Baca Juga :  Polsek Torue Gelar Patroli Blue Light, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif di Malam Minggu

Mandi Gratis: Sang pengunggah bahkan berkelakar kalau lubang di jalan tersebut sudah cukup dalam untuk dipakai mandi.

Menanti Gerak Cepat “Orang Atas”
Warga kini hanya bisa berharap unggahan ini viral dan sampai ke telinga para pejabat yang berwenang. Mereka menuntut bukti nyata, bukan sekadar janji-janji di atas kertas saat mencari suara. “Up terus biar tembus ke atasan,” tulis Ridho Ilahi penuh harap.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda alat berat bakal mampir ke lokasi. Warga Sidosari pun masih harus berakrobat di atas motor, bertaruh nyawa di antara kubangan air dan lumpur.
(Santokajen)

Berita Terkait

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi
Warga Tolak, Pemda Diminta Tindak, Itulah Dampak Konteaversi Kandang Ayam Petelur di Langsa
Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum
Harapan untuk SPKT Polres Pemalang: Pelayanan Mudah Tanpa Harus Cari Fotokopi
Penemuan Mayat Mengapung di Pantai Pagimana, Banggai, Polisi Lakukan Identifikasi
Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Tinjau Pengaspalan Jalan Kertoharjo–Karangdadap
Personel Polsek Idi Rayeuk Bantu Evakuasi Warga Peudawa Puntong Yang Meninggal di Pasar Idi
Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Kapolsek Julok Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 21:35 WIB

Dugaan Intimidasi di Polsek Simo-Polres Boyolali: Saksi Ditekan, Laporan Dihalangi

Minggu, 5 April 2026 - 00:38 WIB

Warga Tolak, Pemda Diminta Tindak, Itulah Dampak Konteaversi Kandang Ayam Petelur di Langsa

Sabtu, 4 April 2026 - 13:30 WIB

Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum

Rabu, 1 April 2026 - 08:12 WIB

Harapan untuk SPKT Polres Pemalang: Pelayanan Mudah Tanpa Harus Cari Fotokopi

Senin, 16 Maret 2026 - 07:45 WIB

Penemuan Mayat Mengapung di Pantai Pagimana, Banggai, Polisi Lakukan Identifikasi

Berita Terbaru