3 Pelaku Kelompok Genk Motor Yang Hilangnya Nyawa Pelajar SMAN 1 Kaliwedi Sampai Saat Ini Belum Tertangkap

- Redaksi

Senin, 28 April 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kab Cirebon, Dalam kasus pengeroyokan antar kelompok telah memakan 1 korban meninggal dunia, korban ANANDA (16).pelajar asal sekolah menengah atas negeri kaliwedi Cirebon (SMAN 1) warga desa guwa lor kecamatan kaliwedi kabupaten Cirebon.

kejadian pengeroyokan antar kelompok tersebut terjadi pada tanggal 25 Desember tahun 2024 di blok temu kuning desa slendra kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon sekitar pukul dua malam dinihari.

kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Gegesik oleh TURAH salah satu keluarga korban sekaligus salah satu jurnalis dikabupaten Cirebon pada tanggal 25 Desember dengan mendapat kan laporan nomor LP /B/18/X11/2024/SPKT/Polsek Gegesik/polrestacirebon/poldajawabarat.

di tanggal 26 Desember 2024 TURAH sebagai pelapor mendapat surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP).dari hasil perkembangan dan penyelidikan Polsek Gegesik polresta Cirebon telah menetapkan daftar pencarian orang (DPO) atas nama 1 RENDI salah satu warga desa slendra blok bundel kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon, 2 atas nama DAVID warga desa Gegesik blok sibubut kecamatan Gegesik kabupaten Cirebon, dan yang ke 3 atas nama HABIBI warga desa jagapura wetan kecamatan Gegesik kabupaten cirebon.namun dari salah satu DPO tidak ditemukan fotonya.

Baca Juga :  *Pemerintah Ungkap Dugaan Kecurangan Beras, Negara Berpotensi Rugi hingga Rp101 Triliun*

hal tersebut bagi siapa saja warga masyarakat yang menemukan keberadaan ketiga orang DPO tersebut bisa langsung lapor ke APH terdekat katanya turah mengutip dari kata kata Kanit Polsek Gegesik Cirebon.

Baca Juga :  VIRAL! Dugaan Kasus Perundungan di MTsS Muhammadiyah 02 Purbalingga,

lanjut dia “keluarga kami yang menjadi korban pengeroyokan antar Genk adalah almarhum ANANDA yang kejadian tersebut pada malam natal dini hari, kami sekeluarga tidak akan menuntut pihak pelaku, tapi kami menuntut pihak kepolisian agar bisa segera menangkap pelaku yang kabur, karena sampai saat ini sudah hampir lima bulan ke tiga pelaku belum tertangkap.

jadi harapan kami keluarga korban, aparat penegak hukum mohon segera bisa menangkap dan adili dengan sesuai undang undang yang berlaku di negeri ini katanya Turah.

(redaksi)

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru