SUARAMASYARAKAT.COM//Bahodopi, Morowali — Sebuah video yang diunggah oleh akun Tim Gankso Kecamatan Bahodopi viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang driver ojek online Maxim bernama Akbar menjadi korban penganiayaan di area parkir Hotel For All, pada Minggu (12/10/2025) dini hari.
Menurut keterangan dari Tim Gankso, peristiwa berawal sekitar pukul 00.24 WITA, saat pacar pelaku memesan layanan Maxim Bike menuju Penginapan Iftitah. Setibanya di lokasi, Akbar diminta mengantarkan pakaian ke tempat laundry tanpa pembayaran terlebih dahulu. Saat diminta ongkos sesuai tarif aplikasi, pemesan beralasan akan membayar setelah pakaian selesai diambil.
Sekitar pukul 05.10 WITA, Akbar kembali ke penginapan untuk mengantarkan pakaian laundry, namun pembayaran belum juga dilakukan. Setelah menunggu hingga pukul 05.20 WITA, pacar pelaku justru memesan Maxim Car dan berangkat menuju Hotel For All tanpa menyelesaikan kewajiban pembayaran.
Merasa dirugikan, Akbar mengikuti dari belakang dan kembali menagih ongkos perjalanan. Situasi pun memanas ketika pacar pelaku marah-marah. Pelaku yang telah menunggu di area parkir tiba-tiba menyerang Akbar dengan benda tajam. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala akibat sabetan saat berusaha menghindar dari serangan.
Menanggapi laporan tersebut, Polsek Bahodopi bergerak cepat menuju lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah terduga pelaku untuk dimintai keterangan.
Peristiwa ini langsung menuai reaksi luas dari warganet. Salah satu akun, @YusufBatuSalu, yang mengaku sesama driver Maxim, menulis:
> “Kami para driver sangat geram. Semoga pelaku dihukum seadil-adilnya. Kami bekerja mencari nafkah, bukan untuk disakiti.”
Masyarakat mendesak aparat kepolisian menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya saling menghormati dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap pekerja lapangan.
Reporter: Prawarta Yudha
–
Sumber Berita: Sisi Sulteng






