Travel Umrah Buka Cabang ke-18 di Palembang, Utamakan Pelayanan dan Kemudahan Jamaah

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG | suaramasyarakat.com — Antusiasme masyarakat Sumatera Selatan untuk menunaikan ibadah umrah dinilai menjadi peluang besar bagi industri perjalanan ibadah. Hal tersebut mendorong salah satu travel umrah membuka cabang ke-18 di Kota Palembang.06/10/2026.

Syarifah Faradilla Assagaf mengatakan, pembukaan cabang di Palembang dilakukan karena tingginya minat masyarakat Sumatera Selatan untuk melaksanakan ibadah umrah maupun haji.

“Sumsel ini cabang ke-18 di seluruh Indonesia. Antusias masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah cukup besar, hampir sama seperti Padang dan Medan,” ujar Syarifah.

Ia menjelaskan, sejumlah cabang sebelumnya telah hadir di berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Aceh, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bandung, Mamuju, Palopo, Sinjai, Makassar dan Gorontalo.

Menurutnya, travel tersebut mengutamakan kemudahan bagi calon jamaah sejak proses persiapan hingga keberangkatan. Jamaah dapat memperoleh pendampingan dalam pengurusan paspor, vaksinasi, pemesanan tiket serta berbagai persyaratan perjalanan lainnya.

“Kita tidak mau mempersulit jamaah. Kalau sudah lengkap persyaratannya, insyaallah bisa diberangkatkan sesuai jadwal,” katanya.

Untuk paket perjalanan, tersedia berbagai pilihan mulai dari paket ekonomis dengan harga sekitar Rp29 jutaan, paket hotel bintang tiga plus, bintang empat, paket Mabrurah dengan hotel bintang lima hingga paket VIP.

Baca Juga :  Kapolres Pidie Jaya Hadiri Malam Penyambutan Kajari Baru, Perkuat Sinergi Forkopimda di Pendopo Bupati

Selain itu, sejumlah program perjalanan juga disiapkan, seperti umrah plus Turki, umrah plus Mesir, umrah Ramadan, umrah akhir musim, umrah awal tahun dan berbagai program lainnya.

Syarifah juga menyampaikan, calon jamaah yang belum memiliki dana penuh dapat melakukan pembayaran uang muka atau DP terlebih dahulu dan melanjutkan pembayaran secara bertahap hingga dana mencukupi untuk keberangkatan.

“Minimal DP boleh berapa saja, yang penting sudah ada niat. Kita mudahkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kgs. M. Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M., menegaskan bahwa persaingan antarpelaku usaha travel umrah di Palembang harus berlangsung secara sehat. Menurutnya, kunci utama dalam menghadapi persaingan bukan sekadar menawarkan harga murah, tetapi memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.

“Travel ini adalah pelayanan. Kita harus melayani sepenuh hati dan ikhlas karena mereka adalah tamu-tamu Allah,” ujar Ridwan.

Ia mengingatkan agar pelaku usaha tidak melakukan perang harga yang tidak sehat hanya untuk mendapatkan jamaah. Harga yang terlalu ditekan dikhawatirkan justru dapat berdampak pada kualitas pelayanan dan pelaksanaan perjalanan ibadah.

Baca Juga :  LP Sudah Masuk, Jatanras Polda Sumsel Jangan Anggap Penipuan Segitiga Mobil Sebagai Kasus Sulit

“Masalah harga itu nomor sekian. Yang utama adalah pelayanan. Jangan sampai merekrut jamaah dengan banting harga hingga di luar harga yang masuk akal dan akhirnya merugikan jamaah,” katanya.

Ridwan juga menjelaskan, keberadaan travel tetap dibutuhkan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan selama menjalankan ibadah umrah, terutama jamaah lanjut usia dan mereka yang belum memahami teknis pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan perjalanan ibadah yang membutuhkan bimbingan dan pendampingan.

“Segmen kita adalah masyarakat yang memang membutuhkan pendampingan dan pelayanan secara berkelompok. Kita ingin memastikan jamaah mendapatkan bimbingan ibadah dengan baik,” pungkasnya.

Ke depan, kehadiran cabang di Palembang diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat Sumatera Selatan yang memiliki niat menunaikan ibadah ke Baitullah dengan pelayanan, pendampingan dan proses keberangkatan yang lebih mudah.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru