Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob T.A. 2026, Kapolda Tegaskan Proses Objektif dan Transparan

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr. Endi Sutendi yang diwakili Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Kombes Pol Asep Ahdiatna menghadiri sekaligus memimpin Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran (T.A) 2026, Selasa 23/12/2025 sore, di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng.

 

Dalam pelaksanaan sidang tersebut, Irwasda didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Kombes Pol Anton Sudjarwo serta Kabidpropam Roy Satya Putra, S.I.K.

 

Sidang itu juga dihadiri para panitia seleksi, peserta seleksi, orang tua maupun wali peserta, serta pengawas eksternal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah Bapak Muh. Rifki dan Front Pemuda Kaili Provinsi Sulteng Bapak Muhammad Umar.

 

Dalam sambutan Kapolda Sulteng yang dibacakan Irwasda, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua tim beserta seluruh panitia daerah Polda Sulawesi Tengah atas kinerja dan dedikasi dalam mengawal seluruh tahapan seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri T.A 2026.

 

Berkat kerja keras dan komitmen bersama, seluruh rangkaian kegiatan penerimaan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Sigap Bantu Kendaraan Mogok di Pos Pam Operasi Ketupat Seulawah 2026

 

Kapolda menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan anggota Polri telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2016 tentang penerimaan calon anggota Polri, yang mengatur berbagai tahapan seleksi yang harus dilalui peserta sebelum dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti pendidikan.

 

Tahapan tersebut bertujuan untuk menghasilkan calon anggota Polri yang profesional, berkualitas, berintegritas, serta berakhlak baik.

 

Ia menyebutkan bahwa penerimaan Bintara Brimob Polri merupakan bagian dari upaya penyediaan sumber daya manusia Polri guna memenuhi sasaran kekuatan organisasi, dengan memilih warga negara terbaik yang nantinya diharapkan mampu mengemban tugas kepolisian secara profesional, bermoral, dan modern dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

 

“Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, Kapolda berpesan agar tidak berpuas diri dan segera mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk mengikuti pendidikan pembentukan. Peserta juga diingatkan agar tidak melakukan pelanggaran selama masa pendidikan, karena dapat berakibat dikeluarkan dari lembaga Pendidikan,” ujarnya.

 

Sementara itu, lanjutnya, kepada peserta yang belum terpilih, Kapolda mengimbau agar tidak berkecil hati dan tetap semangat, karena masih terdapat kesempatan pada penerimaan Polri tahun berikutnya.

Baca Juga :  Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

 

“Kekurangan yang ada agar dievaluasi dan diperbaiki dengan memperbanyak belajar, berlatih, serta berdoa kepada Allah SWT,” terangnya.

 

Kapolda juga menegaskan bahwa seluruh hasil yang diumumkan dalam sidang akhir kelulusan tingkat Panda Penerimaan Bintara Brimob Polri T.A 2026 Polda Sulawesi Tengah merupakan hasil yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.

 

Diketahui, proses penerimaan terpadu anggota Polri diawali dengan pendaftaran online yang dibuka pada 10 hingga 18 November 2025, dengan jumlah pendaftar terverifikasi sebanyak 324 orang pria.

 

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, uji akademik, uji jasmani, hingga penelusuran mental kepribadian, sebanyak 32 peserta pria dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti sidang akhir kelulusan.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 peserta pria dinyatakan lulus terpilih dan 2 peserta pria dinyatakan tidak terpilih.

 

Peserta yang lulus terpilih direncanakan akan mengikuti pendidikan pembentukan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Selatan, mulai 6/01/2026 dengan lama pendidikan selama lima bulan.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru