Satreskrim Polres Tegal Kota Buktikan Pelayanan Cepat, Tangani Kasus Dugaan Penipuan Motor

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaramasyarakat.com//Tegal, 4 November 2025 — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kali ini, Satreskrim menerima laporan resmi terkait dugaan tindak pidana penipuan yang dialami oleh seorang warga Kabupaten Batang.

Korban bernama Ari Rizkiyanto, warga Bandar, Kabupaten Batang, melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial H, warga Kauman, Kabupaten Batang. Dalam laporan tersebut, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Megapro dengan nomor polisi G 5235 GL, serta uang tunai kurang lebih sebesar Rp22.000.000 (dua puluh dua juta rupiah).

Laporan resmi tersebut telah diterima oleh pihak kepolisian melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPLP) Nomor: 412/XI/2025/RES TEGAL KOTA, tertanggal 4 November 2025.

Baca Juga :  Dua Polsek Polres Pidie Jaya Padukan Hukum Adat dan Polri Presisi Selesaikan Konflik Warga

Menurut keterangan korban, sepeda motor tersebut diambil oleh terduga pelaku tanpa seizin pemiliknya. Atas kejadian tersebut, korban langsung mengadukan perkara ini ke Polres Tegal Kota guna mendapatkan perlindungan hukum.

Pihak Satreskrim Polres Tegal Kota dengan sigap menerima laporan dan memberikan pelayanan dengan baik serta profesional, sesuai dengan komitmen “Polisi Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang diusung oleh Kepolisian Republik Indonesia.

Satreskrim Polres tegal kota menyampaikan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. “Kami memastikan bahwa setiap laporan masyarakat akan kami proses secara profesional dan proporsional. Kasus ini tengah kami dalami, dan semua pihak akan kami mintai keterangan untuk memastikan kebenarannya,” ujarnya.

 

Tindakan mengambil kendaraan bermotor tanpa izin pemiliknya dan disertai unsur penipuan dapat dijerat dengan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam:
• Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan, dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara; dan/atau
• Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara, apabila terbukti mengambil barang milik orang lain tanpa hak.

Baca Juga :  Kapospolsubsektor Lokop Sosialisasi Mekanisme Pembuatan SKCK Full Online

Kasus ini diharapkan dapat segera diungkap secara tuntas agar memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan transaksi atau menyerahkan barang berharga kepada pihak lain.

Dengan penanganan yang cepat dan responsif ini, Satreskrim Polres Tegal Kota kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Red – Bayu Anggara

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Kamis, 3 September 2026 - 15:24 WIB

Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat

Berita Terbaru