POLRES BATANG BERHASIL UNGKAP MISTERI KEMATIAN PRIA BERCELANA DORENG

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Jajaran Satreskrim Polres Batang, berhasil mengungkap misteri kematian seorang pria bercelana doreng yang diketahui bernama Legiman, 67 tahun, warga Dukuh Plelen Bong RT. 04 RW. 02 Desa Plelen Kecamatan Gringsing kabupaten Batang.

Jasad korban yang berprofesi sebagai tukang ojek tersebut ditemukan tergeletak di sebuah warung kosong di dukuh Sendangwungu desa Kutosari Gringsing kabupaten Batang, pada Selasa (16/12) pagi lalu.

Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Kasat Reskrim AKP Imam Muhtadi menjelaskan, awal mendapat informasi pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Baca Juga :  Tutup Tahun dengan Wisuda, Unsri Tegaskan Komitmen Cetak Alumni Mandiri

Kendati dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, namun pihaknya mencurigai kematian korban dinilai tak wajar. Dan benar saja, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, akhirnya ditemukan beberapa petunjuk yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

“Pagi ini kami melakukan ekshumasi atau tindakan menggali kembali jenazah yang sudah dikubur untuk keperluan investigasi, pembuktian hukum (pidana) dengan melibatkan tim DVI Polda Jawa Tengah, untuk menentukan penyebab kematian korban yang mencurigakan atau mengungkap fakta”, jelasnya.

Baca Juga :  Polda Sulteng Bersama Bhayangkari kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera Barat

Sehari sebelumnya, pihak Satreskrim Polres Batang juga telah mengamankan 2 orang, yakni seorang laki-laki dan seorang perempuan, yang diduga kuat terkait dengan kematian korban. Selain itu, kendaraan korban yang biasa digunakan untuk ngojek, juga berhasil ditemukan.

“Untuk motifnya, kami masih dalami dengan meminta keterangan dari para terduga pelaku. Indikasi awal, korban tewas akibat di racun”, pungkasnya.
(Tri t kucir) Santokajen..

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru