Lapas Tolitoli Gelar Sidang TPP, Bahas Usulan Integrasi 18 Warga Binaan

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan program integrasi dan pembinaan lanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 WITA di Aula Lapas Kelas IIB Tolitoli tersebut dihadiri Ketua dan anggota TPP, Wali Pemasyarakatan, serta perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, yakni Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Stady Steven Umboh, S.Pd., M.H.

Dalam sidang tersebut, sebanyak 18 warga binaan dibahas untuk diusulkan mengikuti program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB). Selain itu, sidang juga membahas penempatan dua warga binaan sebagai tenaga kurvey serta lima orang lainnya sebagai tenaga kebersihan di lingkungan kantor Lapas.

Baca Juga :  PD IKA BKPRMI Kota Medan Sukses Gelar RAKERDA dengan Tema “Sinergitas Majukan Medan dengan Makmurkan Masjid

Proses penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan data kepribadian, perilaku, serta tingkat kepatuhan warga binaan terhadap tata tertib selama menjalani masa pidana. Hasil sidang selanjutnya menjadi rekomendasi kepada Kepala Lapas untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Stady Steven Umboh, mengatakan Sidang TPP merupakan bagian penting untuk memastikan setiap usulan integrasi dan program pembinaan melalui proses penilaian yang objektif serta sesuai ketentuan.

“Melalui Sidang TPP, setiap warga binaan diberikan penilaian berdasarkan persyaratan administratif maupun substantif, termasuk perkembangan perilaku dan keikutsertaan dalam program pembinaan. Kami berharap proses ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan positif dan mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh,” ujar Stady.

Baca Juga :  Kapolres Pekalongan Bersama Sejumlah Pejabat Daerah Hadiri Pekalongan Half Marathon 2025

Sementara itu, salah satu warga binaan yang mengikuti Sidang TPP, Uci, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti proses penilaian tersebut.

Pelaksanaan Sidang TPP ini menjadi bagian dari proses evaluasi pembinaan dan pertimbangan usulan integrasi bagi warga binaan. Keputusan akhir tetap mengikuti hasil penilaian serta ketentuan pemasyarakatan yang berlaku.*

Yuda

Berita Terkait

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Wali Kota Langsa Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Teguhkan Semangat Patriotisme dan Persatuan
Penyaluran BBM APMS Lakukan Tolitoli Dibatasi, Kebutuhan Masyarakat Disebut Tinggi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas

Berita Terbaru