Ini Tanggapan Ketua FPRM Terkait Aksi Demo Masyarakat di Kantor Manager PTPN Coet Girek

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – suaramasyarakat.com // Ketua Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh, Nasruddin, S.E. tanggapi aksi demontrasi masyarakat di Kantor Manager PTPN IV Regional VI di Coet Gireuk Aceh Utara pada tanggal 26 Agustus 2025.

Kata Nasruddin, selaku organisasi masyarakat sipil pihaknya meminta DPRK, Pemerintah Aceh Utara dan Intansi terkait untuk turun tangan, jangan biarkan masyarakat konflik berkepanjangan dengan perusahaan.

Nasruddin juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam upaya menyelesaikan sengketa tanah masyarakat dengan Hak Guna Usaha (HGU).

Baca Juga :  Kisah Keluarga dari Mojokerto, Besuki, dan Jejak Sejarah Majapahit

Menurutnya, permasalahan tanah HGU yang melibatkan BUMN, terutama PTPN, harus segera dituntaskan dengan skema penyelesaian yang konkrit.

“Kehadiran pemerintah sangat diperlukan agar persoalan konflik ini cepat diselesaikan dan tidak menimbulkan dampak kerugian lebih besar baik perusahaan maupun masyarakat,” jelas Ketua FPRM, Selasa, 26 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Nasruddin juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh perusahaan agar melaporkan kepada pemerintah dan intansi terkait.

“Jangan lakukan perbuatan yang melanggar hukum, karena negara kita adalah negara hukum dan percayalah pemerintah akan hadir ditengah tengah masyarakat,” himbau Ketua FPRM, juga diketahui Panasehat PGX Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Ketua DPW Rampas08 Aceh Kunjungi DPD Nagan Raya

Nasruddin meminta kepada Managemen PTPN IV Regional VI agar membangun relasi yang humanis dengan masyarakat dan mengedepankan sisi kemanusiaan dalam menyelesaikan masalah.

“Bahkan tak kalah penting pejabat yang di tugaskan di masing-masing kebun memiliki pengetahuan tentang nilai-nilai kearifan lokal, harapan kita agar konflik seperti ini dapat di minimalisir,” ujar Nasruddin, S.E, mengakhiri.*

Reporter : S. Adi P

Berita Terkait

Serangan Terhadap Masyarakat Desa KPK Seruway Dinilai Tak Pantas, Tri Septa BA: Hak Rakyat Terkesan Diabaikan
Kisah Keluarga dari Mojokerto, Besuki, dan Jejak Sejarah Majapahit
Mengenang Kisah Pakde Kus, Orang Tua AF (Agus Flores): Dari Pendidikan Akpol hingga Jejak Karya di Sulteng
Warga Pati dan Aliansi Jawa Tengah Akan Kawal Sidang Putusan Supriyono Alias Botok dan Teguh Alias RW di PN Pati, Kamis 5 Maret 2026
Kisah Mualaf di Balik Jeruji: Tahanan Polres Bangkep Ucap Syahadat dan Jalani Ibadah Puasa
Respon Keluhan Masyarakat, Satintelkam Polres Banggai Tegur Pedagang LPG Subsidi Diatas HET
SAPA Minta Pemerintah di Aceh Hentikan Pembiayaan Periklanan Media Cetak
Ketua DPD Rampas08 Aceh Utara Sikapi Viralnya Berita Sorotan Desa Meunye Peut
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Serangan Terhadap Masyarakat Desa KPK Seruway Dinilai Tak Pantas, Tri Septa BA: Hak Rakyat Terkesan Diabaikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Kisah Keluarga dari Mojokerto, Besuki, dan Jejak Sejarah Majapahit

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Mengenang Kisah Pakde Kus, Orang Tua AF (Agus Flores): Dari Pendidikan Akpol hingga Jejak Karya di Sulteng

Senin, 2 Maret 2026 - 07:52 WIB

Warga Pati dan Aliansi Jawa Tengah Akan Kawal Sidang Putusan Supriyono Alias Botok dan Teguh Alias RW di PN Pati, Kamis 5 Maret 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:06 WIB

Kisah Mualaf di Balik Jeruji: Tahanan Polres Bangkep Ucap Syahadat dan Jalani Ibadah Puasa

Berita Terbaru