Edukasi Pelajar, Satgas Madago Raya Paparkan Bahaya Bullying dan Pentingnya Cinta Tanah Air

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM//Palu – Satgas II Preemtif Ops Madago Raya melalui Kapolsek Poso Pesisir Selatan, Iptu Arkam AR, memberikan edukasi tentang bahaya bullying dan menanamkan jiwa nasionalisme cinta tanah air kepada para siswa SMP Negeri 1 Poso Pesisir Selatan pada Jumat (14/11/2025).

 

Dalam pemaparannya, Iptu Arkam menegaskan bahwa bullying atau perundungan bukan hanya tindakan yang melukai fisik, tetapi juga berdampak serius pada psikologis korban. Ia meminta para siswa untuk memahami bahwa perundungan dapat memicu trauma jangka panjang dan harus dicegah sejak dini.

 

Kapolsek juga menjelaskan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari ejekan, pengucilan, hingga kekerasan verbal dan fisik. Menurutnya, para siswa harus berani melapor kepada guru atau pihak sekolah jika menjadi korban atau mengetahui adanya praktik perundungan.

Baca Juga :  Sigap Bencana, Polsek Lebakbarang Cek Lokasi Longsor yang Menimpa Pemukiman Warga

 

Tak hanya itu, Iptu Arkam turut mengingatkan pentingnya menjaga perilaku saat bergaul di luar sekolah. Ia mengatakan banyak contoh kenakalan remaja yang berawal dari pergaulan bebas dan kurangnya pengawasan orang tua.

 

“Kalian adalah generasi penerus. Fokuslah belajar dan jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif di luar sana,” ujar Kapolsek dalam arahannya kepada ratusan siswa yang hadir.

 

Selain membahas bahaya bullying, Iptu Arkam juga menyisipkan pesan tentang pentingnya menanamkan rasa nasionalisme. Ia mengajak para siswa untuk mencintai tanah air, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga :  Meski Diguyur Hujan 564 Siswa Semangat Ikuti Pesta Siaga Kwarran Pulosari 

 

Menurut Kapolsek, pembentukan karakter sejak usia remaja menjadi kunci penting dalam mencegah sikap intoleran maupun tindakan yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar.

 

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas perhatian Satgas Madago Raya yang secara rutin memberikan pembinaan kepada peserta didik. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru