Dugaan Pungli di Rutan Kebumen Disorot, Pimpinan Umum SuaraMasyarakat Bersuara Tantang Ketegasan Kanwil

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen —suaramasyarakat.com// Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kebumen terus menuai sorotan tajam. Kali ini, kritik keras datang dari Pimpinan Umum SuaraMasyarakat Bersuara, yang secara terbuka mempertanyakan integritas oknum pejabat rutan berinisial AN dan KT yang diduga terlibat dalam praktik pungli di dalam rutan.

 

“Apakah gaji pejabat rutan kurang, sehingga harus mencari penghasilan tambahan dengan cara pungli?” ujar Pimpinan Umum SuaraMasyarakat Bersuara dengan nada tegas. Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan publik terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang oleh aparatur negara yang seharusnya menjadi teladan dalam penegakan hukum.

 

Dugaan pungli ini mencuat bersamaan dengan laporan penganiayaan terhadap warga binaan berinisial D, yang kini tengah ditangani Satreskrim Polres Kebumen melalui Laporan Informasi Nomor LI/261/XII/RES.1.6/2025/Satreskrim tertanggal 24 Desember 2025, serta telah ditindaklanjuti dengan terbitnya SP2HP. Fakta ini semakin memperkuat dugaan adanya praktik tidak sehat di balik tembok rutan.

Baca Juga :  Haul Akbar Ke-5 KH KGS Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafizh, Ponpes Ahlul Quran Palembang Cetak Santri Hafiz Sekaligus Ahli AI

 

Indikasi pungli disebut tidak berdiri sendiri. Bukti transfer yang diduga berkaitan dengan praktik tersebut membuat citra Rutan Kebumen semakin tercoreng. Jika dugaan ini terbukti, maka perbuatan tersebut bukan hanya pelanggaran etik, melainkan tindak pidana serius yang masuk dalam kategori penyalahgunaan jabatan dan korupsi.

 

Pimpinan Umum SuaraMasyarakat Bersuara menegaskan bahwa rutan dan lapas adalah tempat pembinaan, bukan ladang bisnis atau arena kekerasan. Menurutnya, pembiaran terhadap dugaan pungli dan kekerasan akan melahirkan preseden buruk serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan.

Baca Juga :  Pelanggaran Lalu Lintas di Jalan Kasubi–Kalukubula Tinggi, Angka Kecelakaan Meningkat di 2026

 

Sementara itu, publik menanti ketegasan Kanwil Kemenkumham. Langkah konkret seperti pemeriksaan menyeluruh, penonaktifan sementara oknum yang diduga terlibat, serta keterbukaan hasil pemeriksaan dinilai sebagai keharusan, bukan pilihan. Tanpa tindakan tegas, Kanwil berpotensi dianggap gagal menjalankan fungsi pengawasan.

 

Keluarga korban D menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan membuka fakta demi tegaknya keadilan. Kasus ini kini menjadi ujian besar bagi aparat penegak hukum dan otoritas pemasyarakatan: apakah negara hadir melindungi warga binaan, atau justru membiarkan dugaan kejahatan terjadi di dalam institusi yang seharusnya menjunjung hukum dan kemanusiaan.

Red – Bayu Anggara

 

Berita Terkait

Musda dan Pelantikan DPD KPPI Sumsel, Hj. Zaitun Ajak Perempuan Perkuat Peran di Dunia Politik
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda dan Pelantikan DPD KPPI Sumsel, Hj. Zaitun Ajak Perempuan Perkuat Peran di Dunia Politik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru