Banjir Rendam Jalur Trans Sulawesi di Balinggi, Polisi Berlakukan Sistem Buka-Tutup Arus Lalu Lintas

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Parigi Moutong – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (4/5/2026), memicu terjadinya banjir yang merendam akses jalan Trans Sulawesi di Dusun Palasari.

 

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, akibat meluapnya debit air Sungai Uwetua yang berada di perbatasan Desa Balinggi, Kecamatan Balinggi dan Desa Tolai, Kecamatan Torue. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter hingga menutup badan jalan utama.

 

 

Meski tidak menyebabkan lumpuh total, arus lalu lintas di jalur vital tersebut sempat mengalami kemacetan. Aparat kepolisian bersama instansi terkait terpaksa memberlakukan sistem buka-tutup guna mengurai kepadatan kendaraan yang melintas.

Baca Juga :  Kapolda Sulteng Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat 1.036 Personel Polri dan PNS

 

 

Kapolsek Sausu, IPTU Yakobus Mangopo, S.H., mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Personel langsung melakukan pengaturan lalu lintas serta berkoordinasi dengan aparat desa untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.

 

 

“Banjir ini disebabkan curah hujan yang tinggi dengan durasi cukup lama di wilayah pegunungan. Saat ini arus lalu lintas masih bisa dilalui, namun harus secara bergantian demi keselamatan pengguna jalan,” ujar IPTU Yakobus.

 

 

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga :  UPDATE: BMKG Aceh Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Hujan Lebat Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah hingga Malam Hari

 

 

“Jika hujan kembali turun dengan durasi lama, tidak menutup kemungkinan terjadi banjir susulan yang bisa berdampak lebih besar. Kami minta warga tetap siaga dan segera melapor jika ada tanda-tanda peningkatan debit air,” tegasnya.

 

 

Hingga pukul 15.27 Wita, hujan dilaporkan telah reda, namun kondisi arus lalu lintas masih mengalami antrean akibat sistem bergantian yang diterapkan. Polisi juga terus melakukan pemantauan di lokasi serta mendokumentasikan perkembangan situasi sebagai bagian dari langkah penanganan dan pelaporan.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru