Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – SuaraMasyarakat.com //Puluhan warga Kecamatan Ketol datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Selasa (03/03/26) tuntut penanganan lubang raksasa dan longsor di kawasan Pondok Balik hingga kini belum terselesaikan.

Aksi berlangsung di halaman gedung parlemen wakil rakyat, bersamaan dengan audiensi relaksasi kredit MCF dan FIF di ruang sidang.

Massa menilai penanganan bencana lamban dan dipenuhi janji tanpa realisasi. Lubang besar yang mengancam jalan, lahan pertanian, bahkan rumah warga, belum ditangani tuntas. Jalan alternatif pun belum tersedia, membuat beberapa kampung masih terisolasi dan aktivitas warga lumpuh.

“Janji-janji sudah sering kami dengar, tapi tidak ada yang beres. Sampai hari ini jalan alternatif pun belum ada,” ujar Agusdianto, warga setempat.

Baca Juga :  Sinergi TNI dan Warga Desa Pungangan Bersihkan Material Longsor Pasca Hujan Deras

Kondisi di Pondok Balik bukan sekadar soal akses transportasi, tapi juga keselamatan warga terancam. Beberapa kampung disebut perlu direlokasi menyusul bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu.

Warga mendesak seluruh anggota DPRK hadir, namun belum satu pun legislator muncul, meski informasi bencana telah tersebar hingga media internasional.

“Kami minta semua anggota DPRK hadir. Jangan hanya diam di balik ruangan!” teriak Agusdianto.

Seorang warga menegaskan, jika penanganan tidak segera dilakukan, mereka siap pindah ke Bener Meriah. “Pemkab kami lemah, dewan kami lemah. Kami bayar retribusi dari hasil pertanian, tapi dibiarkan. Berapa lagi korban jiwa yang harus menunggu?” tegasnya.

Baca Juga :  DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi

Ironisnya, Kecamatan Ketol merupakan salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar Kabupaten Aceh Tengah dari sektor pertanian, namun perhatian pemerintah belum sebanding dengan kontribusi warga.

Audiensi akhirnya direspon dengan hadirnya Ketua DPRK Fitriana Mugie, Wakil Ketua Hamdan, serta anggota DPRK Fauzan, Azhari, dan Kasman.

Dari pihak eksekutif hadir Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Andalika, Kadis PUPR Pijas Visara, dan Kadis Perkim Iwan Januari.

Meski demikian, warga tetap menuntut kehadiran Bupati Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, dan Sekda Mursyid untuk memastikan ada keputusan nyata menyelamatkan kampung mereka.*

Reporter : SiGe

Berita Terkait

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus
Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir
FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan
DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi
Walikota Banda Aceh Salur Bantuan Korban Bencana di Bener Meriah
Menteri PU Turun Langsung ke Pondok Balik Tinjau Bencana Amblasnya Infrastruktur Negara
Bupati Armia Fahmi Serahkan DTH Tahap I kepada 259 Korban Bencana Hidrometeorologi
15 Rumah di Kedungwuni Tergenang, Kapolsek: Situasi Aman dan Tidak Ada Warga Mengungsi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:02 WIB

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:18 WIB

Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir

Senin, 16 Maret 2026 - 06:41 WIB

FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:25 WIB

Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana

Senin, 2 Maret 2026 - 11:55 WIB

DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi

Berita Terbaru