15 Rumah di Kedungwuni Tergenang, Kapolsek: Situasi Aman dan Tidak Ada Warga Mengungsi

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Polres Pekalongan – Polda Jateng – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan menyebabkan genangan air di sejumlah titik di Kecamatan Kedungwuni. Tercatat sebanyak 15 unit rumah warga terendam air dengan ketinggian rata-rata mencapai 25 sentimeter, Rabu (21/01/2026) dini hari.

 

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polsek Kedungwuni langsung menerjunkan personel untuk melakukan monitoring dan patroli di pemukiman terdampak. Petugas menyisir wilayah Kedungwuni Barat hingga Kedungwuni Timur guna memastikan keamanan warga di tengah genangan air.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yususf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kedungwuni mengonfirmasi bahwa hingga pukul 00.25 wib, tim di lapangan terus bersiaga meski kondisi cuaca mulai menunjukkan tren membaik.

 

“Anggota kami telah melaksanakan monitoring perkembangan genangan air akibat curah hujan tinggi sejak dini hari tadi. Ada tiga titik utama yang terdampak, yaitu di Kelurahan Kedungwuni Barat, Desa Pakisputih, dan Kelurahan Kedungwuni Timur dengan ketinggian air antara 20 hingga 25 cm,” ungkap Kapolsek Kedungwuni, Rabu (21/1).

Baca Juga :  Sinergi TNI dan Warga Desa Pungangan Bersihkan Material Longsor Pasca Hujan Deras

 

Berdasarkan data yang dihimpun pihak kepolisian, sebaran rumah yang tergenang meliputi 1 unit rumah di Kelurahan Kedungwuni Barat (Rt. 003/Rw. 014), 4 unit rumah di Dukuh Plutungan Desa Pakisputih, serta 10 unit rumah di Dukuh Kranji, Kelurahan Kedungwuni Timur.

 

“Alhamdulillah, hingga saat ini korban jiwa maupun kerugian materiil yang menonjol dilaporkan nihil. Warga yang rumahnya tergenang untuk sementara waktu memilih beristirahat di rumah tetangga terdekat yang lokasinya lebih tinggi,” tambahnya.

 

Dalam penanganan banjir ini, Polsek Kedungwuni telah berkoordinasi intensif dengan stakeholder terkait, termasuk TNI dan BPBD Kabupaten Pekalongan. Tim Siaga Bhayangkara juga dikerahkan secara optimal untuk memantau situasi dan siap melakukan evakuasi jika debit air kembali meningkat.

Baca Juga :  Air Sungai Rogoselo Meluap, Genangi Permukiman Warga dan Dekati Bangunan Masjid.

 

“Kami mengoptimalkan Tim Siaga Bhayangkara untuk terus berpatroli di pemukiman warga. Selain memantau ketinggian air, petugas juga memberikan rasa aman kepada masyarakat agar tetap tenang,” jelasnya.

 

Update terakhir menunjukkan situasi yang mulai kondusif. Hujan di wilayah hukum Polsek Kedungwuni dilaporkan sudah mulai reda dan genangan air di rumah-rumah warga berangsur-angsur surut.

 

“Situasi terkini hujan sudah mulai reda dan ketinggian air sudah berangsur surut. Kami akan terus memonitor wilayah yang masih terdapat genangan untuk memastikan keamanan masyarakat hingga kondisi benar-benar normal kembali,” pungkas Kapolsek.

 

Pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan selalu memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing demi keselamatan bersama. (Lutfi)

Berita Terkait

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus
Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir
FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan
Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana
DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi
Walikota Banda Aceh Salur Bantuan Korban Bencana di Bener Meriah
Menteri PU Turun Langsung ke Pondok Balik Tinjau Bencana Amblasnya Infrastruktur Negara
Bupati Armia Fahmi Serahkan DTH Tahap I kepada 259 Korban Bencana Hidrometeorologi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:02 WIB

Yayasan Geutanyoe: Perhatian Terhadap Desa Rantau Panjang Simpang Jernih Harus Serius dan Fokus

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:18 WIB

Ketum Rampas08, Kawal dan Laporkan Pungli Bantuan Korban Banjir

Senin, 16 Maret 2026 - 06:41 WIB

FPRM : Jangan Ada Korban Dampak Bencana Alam Tertinggal Pendataan

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:25 WIB

Aksi Damai Puluhan Warga Ketol Tuntut Perhatian Pemkab Aceh Tengah Akibat Dampak Bencana

Senin, 2 Maret 2026 - 11:55 WIB

DPRK Atam Optimis Dorong Percepatan Realisasi Dana Korban Banjir, Ketua DPRK: Masyarakat Agar Sabar dan Hindari Provokasi

Berita Terbaru