Polisi Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Penculikan Viral Penjual Martabak di Kedungwuni

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – suaramasyarakat.com, 18 Oktober 2025 – Kasus penculikan Purwanto alias Gacon, seorang penjual martabak di Kedungwuni, yang sempat viral beberapa waktu lalu, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus ini.

 

 Setelah upaya mediasi antar kedua belah pihak di Mapolda Jateng dan tidak menemui titik kesepakatan, Gacon memilih untuk meneruskan kasus ini ke meja hijau. 

 

Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, tersangka bernama DH Alias Dwl Bin HP, kelahiran Pekalongan. Ia merupakan warga Dk. Tambor, Kelurahan Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

 

 

 

Penetapan tersangka ini tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: S.Tap/187/X/RES.1.24./2025/Ditreskrimum, tertanggal 16 Oktober 2025. Dwl diduga melanggar Pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang.

 

 

 

Kejadian penculikan ini terjadi pada 25 November 2024, sekitar pukul 18.40 WIB di Dukuh Prawasan, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

 

“Penyidik Ditreskrimum Polda Jateng telah menetapkan satu tersangka dalam perkara dugaan terjadinya tindak pidana perampasan kemerdekaan,” bunyi keterangan resmi dari kepolisian.

Baca Juga :  Proyek Talud Didesa Sambong Kecamatan Sedan Rembang Yang Ambrol Perlu di Pertanyakan Kualitasnya

 

Penting untuk dicatat, penetapan tersangka ini baru terkait dengan satu kejadian penculikan Gacon di Prawasan. Sementara aduan lain terkait kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Kasus penculikan Purwanto alias Gacon ini sebelumnya sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat luas. Perkembangan terbaru ini diharapkan dapat membawa titik terang dalam penanganan kasus ini.(Lutfi)

Polisi Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Penculikan Viral Penjual Martabak di Kedungwuni

 

Pekalongan, 18 Oktober 2025 – Kasus penculikan Purwanto alias Gacon, seorang penjual martabak di Kedungwuni, yang sempat viral beberapa waktu lalu, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus ini.

Setelah upaya mediasi antar kedua belah pihak di Mapolda Jateng dan tidak menemui titik kesepakatan, Gacon memilih untuk meneruskan kasus ini ke meja hijau.

Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, tersangka bernama DH Alias Dwl Bin HP, kelahiran Pekalongan. Ia merupakan warga Dk. Tambor, Kelurahan Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga :  Klarifikasi Terkait Surat Permohonan THR Di Pasar Wiradesa

 

Penetapan tersangka ini tertuang dalam Surat Ketetapan Nomor: S.Tap/187/X/RES.1.24./2025/Ditreskrimum, tertanggal 16 Oktober 2025. Dwl diduga melanggar Pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang.

 

Kejadian penculikan ini terjadi pada 25 November 2024, sekitar pukul 18.40 WIB di Dukuh Prawasan, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

 

“Penyidik Ditreskrimum Polda Jateng telah menetapkan satu tersangka dalam perkara dugaan terjadinya tindak pidana perampasan kemerdekaan,” bunyi keterangan resmi dari kepolisian.

 

Penting untuk dicatat, penetapan tersangka ini baru terkait dengan satu kejadian penculikan Gacon di Prawasan. Sementara aduan lain terkait kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Kasus penculikan Purwanto alias Gacon ini sebelumnya sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat luas. Perkembangan terbaru ini diharapkan dapat membawa titik terang dalam penanganan kasus ini.(Lutfi)

Berita Terkait

Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas
Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta
Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya
Maraknya Peredaran Rokok Merk RAVE Diduga Tanpa Pita Cukai, BC dan APH Didesak Tangkap Terduga Pengedar AYG
Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin
Selamatkan Belasan Juta Jiwa, Sinergi BNN, DJBC, dan Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penyeludupan 2,6 Ton Methamphetamine Cair
Pabrik Produksi Belum Dipanggil, Kuasa Hukum Pertanyakan Klaim Produk Tidak SNI di Polres Tapin
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Samsul Bahri Didampingi Ketua APPI Acut Resmi Laporkan Dugaan Perampasan Kunci Sepmor ke Polsek Tanah Luas

Rabu, 30 September 2026 - 14:04 WIB

Perangkat Desa Karangnganom Minta Pendampingan Hukum, Adukan Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Rp70 Juta

Minggu, 27 September 2026 - 14:09 WIB

Penembakan Saat Demo di Konawe Disorot, Media Pertanyakan Penyelesaian Hukumnya

Jumat, 25 September 2026 - 03:01 WIB

Maraknya Peredaran Rokok Merk RAVE Diduga Tanpa Pita Cukai, BC dan APH Didesak Tangkap Terduga Pengedar AYG

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Kuasa Hukum Adukan Kabidkum Polda Kalsel ke Propam Mabes Polri, Soroti Keabsahan Administrasi Jawaban Praperadilan di Tapin

Berita Terbaru