Kapospolsubsektor Lokop: Tidak Ditemukan Titik Terang, Pencarian Sabardi Dihentikan

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//ACEH TIMUR — Setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari tanpa hasil, operasi pencarian terhadap Sabardi (24), seorang petani asal Desa Terujak, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, yang dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/10/2025), resmi dihentikan pada Jumat (10/10/2025) pagi.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapospolsubsektor Lokop, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Ipda Suhirman.

Pencarian Sabardi dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Ipda Suhirman, terdiri dari empat personel Polsubsektor Lokop, dua anggota Posramil Lokop, delapan petugas BPBD Kabupaten Aceh Timur, serta masyarakat Desa Terujak.

Selama tujuh hari, tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir keberadaan korban. Namun, hingga hari ketujuh, tidak ditemukan tanda-tanda maupun jejak keberadaan Sabardi.

“Ya, dengan terpaksa kami hentikan proses operasi pencarian setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Rencananya, hari ini pihak keluarga akan mengadakan kenduri tujuh hari menghilangnya Sabardi,” ujar Ipda Suhirman, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, keputusan penghentian pencarian pada hari ketujuh mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, dimana operasi dapat dihentikan apabila tidak menunjukkan perkembangan atau tanda-tanda keberadaan korban setelah tujuh hari pencarian awal.

Baca Juga :  Tomas Pe'onea: Terima kasih Bupati Morut sudah bangun jalan masuk ke desa kami

Meski demikian, Ipda Suhirman menegaskan bahwa pencarian dapat dilanjutkan kembali apabila di kemudian hari muncul informasi atau petunjuk baru mengenai keberadaan Sabardi.

“Jika nanti ada informasi baru dari masyarakat terkait keberadaan korban, kami akan segera menindaklanjuti dan melakukan pencarian lanjutan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapospolsubsektor Lokop juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan TNI, BPBD Kabupaten Aceh Timur, serta masyarakat Desa Terujak yang telah bersama-sama melakukan pencarian selama beberapa hari ini,” tutup Ipda Suhirman.

 

Berita Terkait

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik
Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka
Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah
LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman
Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe
Keluhan Pemasok PT PAR: Oknum Brimob Diduga Lakukan Penyutiran TBS, Kuat Dugaan Manajer Terlibat
Oknum Polisi Diduga Tampung Sawit Hasil Curian di Terminal Meudang Ara
Harga Elpiji 3 Kg di Kota Palu Diduga Tak Sesuai HET, Peran Pengawasan APH Jadi Tanda Tanya Publik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tanpa Papan Proyek dan Pengawas, Pembangunan Talud di Jalan Raya Belimbing Kuranji Tersorot Publik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Polda Sumsel Tangani 63 Perkara Karhutla, 54 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Guru SMPN 4 Pekalongan Akui Jewer Siswa, ROBINHOOD 23 Minta Kasus Tak Berhenti di Sanksi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

LAPPAS-RI Adukan Inspektorat Kabupaten Pekalongan ke Ombudsman

Minggu, 20 September 2026 - 23:04 WIB

Dugaan Pelanggaran Aturan dan Terkesan Cacat Hukum di Pilchiksung Desa Banda Masen Lhokseumawe

Berita Terbaru