Marbot Musholla Baiturrahman di Desa Samborejo, Pekalongan, di Siram Air Keras Oleh OTK

- Redaksi

Sabtu, 9 November 2024 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaramasyrakat.com / Pekalongan,- Seorang marbot Musholla Baiturrahman di Desa Samborejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak di kenal (07/11/24).

Korban yang berinisial H (56), seorang buruh jahit yang rutin mengumandangkan adzan di musholla, menceritakan kronologi peristiwa tersebut. Saat itu korban hendak keluar rumah untuk mengumandangkan adzan seperti biasa. Baru berjalan sekitar 10 meter dari rumah, tiba-tiba ada orang tak di kenal yang menyiramkan cairan air keras ke tubuhnya.

Baca Juga :  Terduga Teroris Ditangkap di Bima, Diduga Terkait Jaringan JAS Nusra

Korban sempat berusaha melawan mengaku terpaksa melarikan diri saat pelaku, yang mengenakan penutup wajah dan jaket gelap, mengancam dengan batu. Dalam insiden, lengan kanan Hartoyo mengalami luka bakar yang serius, sementara perut, belakang paha, serta kedua kaki bagian bawahnya juga terkena percikan cairan. Beruntung air keras tak sampai mengenai wajah atau alat vital korban.

Korban merasa heran dengan kejadian ini, pasalnya ia merasa tidak memiliki musuh atau masalah pribadi dengan siapapun. Setiap hari korban hanya menjalani aktivitas di rumah menjahit pesanan dan beribadah di mushola terdekat.

Baca Juga :  Wali Kota Langsa Resmikan Fasilitas Kesehatan Laboratorium Klinik Bio-Care

Akibat kejadian, korban menjalani perawatan jalan untuk luka bakar yang di deritanya. Ia juga merasa trauma dan masih khawatir untuk keluar rumah. Saat ini, kasus penyerangan yang menimpanya sudah dalam penanganan pihak kepolisian yang sedang menyelidiki identitas dan motif pelaku.

Berita Terkait

Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Berbasis Aplikasi, Masyarakat Dipermudah dan Transparan
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp21,79 Miliar, 370 Ribu Jiwa Terselamatkan
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Berbasis Aplikasi, Masyarakat Dipermudah dan Transparan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp21,79 Miliar, 370 Ribu Jiwa Terselamatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan

Berita Terbaru