Tragis! 4 Anak di Boyolali Dalam Kondisi Di Rantai Dan Kelaparan

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Tengah.-suaramasyarakat.com.// Empat orang anak ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, kelaparan, dan sebagian dirantai di sebuah rumah milik warga berinisial SP (65) di Desa Mojo, Kecamatan Andong, Boyolali, pada Minggu (13/7/2025) dini hari.

 

Keempat anak tersebut adalah VMR (6) dan kakaknya MAF (11) asal Kabupaten Batang, serta SAW (14) dan IAR (11) yang merupakan kakak-beradik dari Kabupaten Semarang. Mereka dititipkan oleh orang tuanya ke SP dengan alasan untuk belajar agama.

 

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menyebutkan berdasarkan hasil interogasi awal, anak-anak tersebut baru satu bulan tinggal di rumah SP. Saat ini, SP telah diamankan di Polres Boyolali dan kasusnya tengah dalam proses gelar perkara.

Baca Juga :  POLSEK TALANG KELAPA UNGKAP KASUS CURAS, PELAKU DITANGKAP BESERTA DUA SEPEDA MOTOR

 

Kepala Desa Mojo, Kecamatan Andong, Bagus Muhammad Muksin, mengungkapkan kejadian bermula saat Sabtu (12/7), SP meninggalkan rumah sejak siang tanpa memberikan makanan cukup kepada anak-anak tersebut, hanya meninggalkan singkong. Karena kelaparan, MAF nekat keluar rumah pada Minggu pukul 01.30 WIB dan tertangkap warga saat hendak mengambil kotak amal di masjid wilayah Desa Kacangan, Kecamatan Andong, Boyolali.

Baca Juga :  Sinergi Tegakkan Keadilan: Kapolsek Bandar Dapat Apresiasi dari Kuasa Hukum & Media SuaraMasyarakat.com

 

Setelah dimintai keterangan, warga mendatangi rumah SP dan menemukan tiga anak lain dalam kondisi dirantai. Keempatnya kemudian dibawa ke Polres Boyolali untuk dimintai keterangan dan divisum.

 

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemkab Boyolali untuk proses pemulangan dua anak asal Batang. Kepala Dinsos Batang, Willopo, menyatakan pihaknya masih menelusuri alamat orang tua korban dan berharap proses pemulangan bisa segera dilakukan.

Berita Terkait

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan
Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina
Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah
BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional
Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim
PERLAWANAN KUASA HUKUM MENGUAT! TEMUKAN FAKTA BARU SOAL SNI, OWNER REGULATOR DAN PERALATAN SIAP BUKA FAKTA PERKARA POLRES TAPIN
REKAMAN PEMERIKSAAN JADI TARUHAN: KUASA HUKUM TANTANG POLRES TAPIN BUKA VIDEO PEMERIKSAAN TERSANGKA
Di Balik Pengungkapan Kasus Minyak Goreng, Polres Tapin Dihantam Dugaan Penyiksaan; Kuasa Hukum: “Kami Akan Lawan Sampai Tuntas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Polsek Plaju Gerebek Dua Lokasi Diduga Tempat Penyalahgunaan Sabu, Delapan Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polda Sumsel, BNNP, dan Polrestabes Palembang Tertibkan Tiga Titik Rawan Narkoba di Boom Baru, Delapan Orang Positif Metamfetamina

Jumat, 18 September 2026 - 22:57 WIB

Dua PPPK Dinas Pendidikan Banyuasin Diamankan dalam OTT Dugaan Pemerasan Dana Revitalisasi Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 45,5 Kg Sabu dan 9.439 Butir Ekstasi Hasil Ungkap Jaringan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Kuasa Hukum Kodirin Adukan Polres Tapin ke Komisi III, Minta Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kasat Reskrim

Berita Terbaru