Morut, Sulteng — suaramasyarakat.com // Status BRI Unit Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, yang telah lama diwacanakan untuk ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP), kembali menjadi sorotan.
Saat ditemui media ini, Kamis, 17 September 2026, pihak BRI menyampaikan bahwa rencana peningkatan status tersebut telah lama dibicarakan.
Dalam kunjungan itu, media ini belum dapat bertemu langsung dengan bagian Humas BRI, Ati, karena yang bersangkutan sedang berada di luar.
Media ini kemudian ditemui Iwan, salah satu mantan Humas BRI yang kini menjabat sebagai salah satu manajer di BRI Cabang Morowali.
Iwan mengatakan, wacana peningkatan status BRI Unit Kolonodale menjadi KCP telah berlangsung cukup lama.
Bahkan, menurutnya, jumlah pegawai di unit tersebut dinilai lebih banyak dibandingkan sejumlah kantor cabang pembantu.
“Sudah lama diwacanakan itu. Justru unit BRI-nya sama dengan capem, malah lebih banyak pegawainya dari Capem Bahodopi,” ujar Iwan kepada media ini.
Ia juga membenarkan bahwa BRI Kolonodale berada di wilayah Kabupaten Morowali Utara, namun hingga kini statusnya masih berupa unit.
“Memang benar itu karena BRI terletak di Kabupaten Morowali Utara dan masih saja berdiri unit,” katanya.
Untuk memperoleh penjelasan lebih rinci mengenai alasan status tersebut belum ditingkatkan, Iwan menyarankan agar media ini menghubungi pimpinan BRI atau bagian Humas, Ati, yang saat ditemui sedang berada di luar.
“Untuk lebih jelasnya nanti berhubungan langsung dengan pimpinan kami atau melalui Ibu Ati yang sedang berada di luar,” ucapnya.
Lebih lanjut, Iwan menyebutkan bahwa langkah-langkah menuju peningkatan status tersebut sebenarnya telah ada. Namun, keputusan akhir bukan berada di tingkat mereka.
“Langkah-langkahnya sudah ada untuk menaikkan status itu, tinggal keputusan. Ini bukan dari kami,” jelasnya.
Media ini berharap pihak pimpinan BRI, termasuk jajaran terkait di tingkat pusat, dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status BRI Kolonodale, termasuk alasan hingga saat ini masih berstatus unit meskipun telah lama diwacanakan menjadi KCP.*
Yuda






