Padang, Sumbar – suaramasyarakat.com // Pengerjaan proyek drainase dan trotoar di kawasan Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilaksanakan oleh PT KYP (Karya Yudha Pratama atau nama lengkap sesuai kontrak) menuai sorotan tajam dari para pedagang dan pekerja parkir.
Selain membuat aktivitas jual beli semakin sulit, proyek ini juga diduga menyebabkan hilangnya kabel PLN di lokasi pengerjaan.�
Galian Sembrawut, Aktivitas Pedagang Terganggu
Berdasarkan konfirmasi awak media dengan sejumlah pedagang dan pekerja parkir di lokasi, mereka mengaku semakin sulit mencari penghasilan selama proyek berlangsung.
Galian yang dilakukan secara tidak rapi membuat area pasar menjadi tidak nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Para pedagang juga merasa tidak diberdayakan oleh kontraktor pelaksana dalam proses pengerjaan proyek.�
“Galiannya sembrawut, pembeli jadi malas masuk. Kami pedagang dan tukang parkir sama-sama rugi,” keluh salah satu pedagang kepada awak media.
Kabel PLN Tinggal Pembungkus: Isi Kabel Kemana?
Yang lebih mencengangkan, awak media menemukan fakta di lapangan bahwa terdapat kabel PLN yang hanya menyisakan pembungkusnya saja.
Isi kabel tersebut diduga hilang tanpa kejelasan. Temuan ini memicu pertanyaan besar mengenai keamanan dan pengawasan material selama proyek berlangsung.�
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN terkait temuan tersebut.
Namun, hingga saat ini belum ada bukti tertulis atau keterangan resmi yang ditunjukkan kepada publik mengenai koordinasi dimaksud.�
“Beliau bilang sudah konfirmasi dengan PLN, tapi tidak ada bukti tertulis. Kami butuh kejelasan,” ujar perwakilan pedagang.
Proyek Seharusnya Membantu, Malah Merugikan Masyarakat
Para pedagang dan warga sekitar mempertanyakan tujuan dari pengerjaan proyek yang seharusnya dapat membantu masyarakat, justru menimbulkan kerugian dan ketidaknyamanan.
Mereka mendesak agar pemerintah kota, dalam hal ini Dinas PUPR dan kontraktor pelaksana PT KYP, segera memberikan penjelasan resmi terkait hilangnya kabel PLN, dampak ekonomi terhadap pedagang, serta langkah konkret untuk memulihkan kondisi pasar.�
Tuntutan Pedagang dan Warga
Penjelasan resmi dari Dinas PUPR Kota Padang dan PT KYP terkait hilangnya kabel PLN di lokasi proyek.
Bukti tertulis koordinasi antara Dinas PUPR dengan PLN mengenai temuan kabel yang rusak/hilang.
Evaluasi pelaksanaan proyek agar tidak lagi merugikan pedagang dan pekerja parkir.
Pemberdayaan pedagang lokal dalam setiap tahap pengerjaan proyek di kawasan Pasar Raya.
Perbaikan segera area galian yang sembrawut agar aktivitas jual beli dapat kembali normal.
Harapan Terhadap Pemerintah Kota
Para pedagang dan warga berharap Wali Kota Padang dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat ini dengan serius. Mereka menginginkan proyek infrastruktur di kawasan Pasar Raya dapat selesai tepat waktu, berkualitas, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat kecil yang bergantung pada aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.*
(Riki -jpey london)






