Lomba Mancing Waduk Sosial 26 Meriahkan HUT RI ke-81, Warga Sukabangun Dorong Jadi Agenda Tahunan

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PALEMBANG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, menggelar Lomba Mancing Waduk Sosial 26, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti masyarakat dari berbagai RT. Selain menjadi ajang hiburan untuk memeriahkan HUT RI, lomba mancing juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.

Camat Sukarami, Muhammad Fadli, S.PP., mengatakan kegiatan lomba memancing ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam menyemarakkan HUT RI ke-81.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi serta memberikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Palembang terhadap kawasan Waduk Sosial 26.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Palembang yang sudah memberikan perhatian terhadap kawasan ini, sehingga warga bisa mengadakan kegiatan seperti lomba mancing. Mudah-mudahan setiap tahun bisa kita adakan untuk memeriahkan dan meramaikan suasana di sekitar sini,” ujar Muhammad Fadli.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Camat juga mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat agar menjaga kebersihan kawasan waduk serta tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas berenang di waduk karena kondisi kedalaman air cukup berisiko.
Sementara itu, Rusli Rahman, Ketua RW 05 sekaligus Ketua Panitia Lomba Mancing, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur warga sekaligus upaya menikmati dan merawat fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Rusli, kegiatan tersebut mendapat dukungan kuat dari masyarakat. Sebanyak 57 RT di lingkungan Kelurahan Sukabangun turut berkontribusi dengan memberikan sumbangan masing-masing sebesar Rp100.000. Dana tersebut kemudian digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, ditambah bantuan dari sejumlah donatur.

Baca Juga :  Kapolda Sulteng Lantik Kombes Pol Hari Rosena, Resmi Jabat Kapolresta Palu

“Kami dari 57 RT masing-masing memberikan sumbangan Rp100.000. Alhamdulillah terkumpul sekitar Rp6 juta, ditambah bantuan para donatur. Ada juga donatur yang langsung membantu menyediakan ikan untuk lomba,” jelas Rusli.

Ia berharap keberadaan Waduk Sosial 26 ke depan tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan lomba memancing, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih representatif.

Salah satu harapan warga adalah pembangunan jogging track di kawasan tersebut, mengingat sebelumnya kawasan itu memang direncanakan memiliki fungsi sebagai ruang aktivitas masyarakat.

“Harapan warga, kawasan ini bisa dijadikan jogging track seperti konsep awalnya. Kemudian kalau memungkinkan, kolam ini juga bisa ditata menjadi kolam tetap. Sejak adanya kawasan ini, warga merasakan persoalan banjir di sekitar sini sudah agak berkurang,” ungkapnya.

Rusli menambahkan, aspirasi tersebut telah disampaikan kepada pihak terkait. Warga berharap Pemerintah Kota Palembang dapat memberikan dukungan agar penataan Waduk Sosial 26 bisa diwujudkan secara bertahap.
Selain itu, warga juga mengusulkan adanya penambahan sarana kebersihan, khususnya tempat sampah dan fasilitas pendukung lainnya. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kawasan waduk tetap bersih dan nyaman.

“Kami berharap masyarakat sama-sama menjaga kolam ini. Kebersihan harus kita jaga. Kami juga berharap pemerintah dapat mendukung sarana kebersihan sehingga warga lebih mudah menjaga lingkungan,” katanya.

Tata Tertib Lomba Mancing
Dalam perlombaan tersebut, panitia juga telah menetapkan tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Setiap tim terdiri dari tiga orang, dengan ketentuan setiap peserta hanya diperbolehkan menggunakan satu pancing.

Baca Juga :  Usai Viral, Oknum anggota Polsek Wonopringgo Diduga Tekan Take Down Berita TikTok SuaraMasyarakat

Peserta wajib hadir sebelum pukul 08.00 WIB. Peserta yang terlambat dinyatakan didiskualifikasi dan peserta yang telah terdaftar tidak dapat digantikan oleh orang lain.
Lokasi atau lapak peserta ditentukan panitia melalui pengundian. Peserta tidak diperbolehkan berpindah lapak selama perlombaan berlangsung. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada diskualifikasi.

Umpan yang digunakan bebas, kecuali kucur. Ikan yang masuk dalam penilaian hanya patin, lele, dan nila. Sementara ikan jenis lain tidak dihitung.

Ikan dinyatakan sah apabila memakan umpan di bagian mulut. Apabila ikan terkena kail di luar mulut, maka hasil tangkapan tersebut dinyatakan tidak sah.

Juara 1 ditentukan berdasarkan jumlah ikan terbanyak. Jika jumlah ikan sama, maka pemenang ditentukan berdasarkan berat ikan.

Panitia juga menyediakan hadiah jackpot untuk ikan patin atau lele dengan berat 2 kilogram, dengan hadiah jackpot untuk dua orang, masing-masing sebesar Rp500.000.

Hadiah bagi Juara 1, 2, dan 3 akan dibagikan langsung di lokasi kegiatan.

Rusli menegaskan, seluruh peserta diharapkan menjaga sportivitas dan mengikuti perlombaan dengan tertib.

“Yang paling penting adalah kebersamaan dan sportivitas. Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan kegembiraan masyarakat,” ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Lurah Sukabangun, Hendrik Buditama, M.Si., yang turut bersinergi bersama panitia dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, warga berharap Lomba Mancing Waduk Sosial 26 dapat menjadi agenda tahunan Kelurahan Sukabangun, sekaligus menjadi momentum untuk terus menjaga kebersihan serta mengembangkan kawasan waduk sebagai ruang publik bagi masyarakat.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru