SUARAMASYARAKAT.COM///Palembang – Masyarakat Musi Banyuasin (Muba) yang berdomisili di Kota Palembang menggelar musyawarah konsolidasi untuk melanjutkan kepengurusan Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA Muba) periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan.
Musyawarah yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam itu menghasilkan kesepakatan bersama dengan menetapkan Apriyadi sebagai Ketua IKA Muba periode 2026–2031 melalui mekanisme formatur tunggal. Formatur diberikan waktu selama satu minggu untuk menyusun struktur kepengurusan yang baru.
Dalam sambutannya, Apriyadi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mempersatukan masyarakat Musi Banyuasin yang berada di Kota Palembang.
“Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya untuk mengurus, melayani, dan mempersatukan masyarakat Musi Banyuasin di Palembang,” ujarnya.
Menurut Apriyadi, langkah awal kepengurusan yang baru adalah menyusun struktur organisasi, merumuskan aturan organisasi, kemudian menggelar rapat kerja untuk menyusun program-program yang akan dilaksanakan.
Ia menegaskan bahwa IKA Muba hadir sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, serta tempat menyampaikan aspirasi bagi seluruh warga Musi Banyuasin yang berada di Palembang.
“Kami berharap program-program yang selama ini telah berjalan dengan baik dapat terus dilanjutkan. Sementara kekurangan yang masih ada akan kami benahi agar organisasi ini semakin bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ke depan, IKA Muba juga akan melakukan pendataan warga Musi Banyuasin yang tinggal di Palembang guna mempermudah koordinasi dan komunikasi antaranggota. Organisasi ini juga diharapkan dapat hadir memberikan bantuan dan pendampingan kepada warga yang mengalami musibah, seperti sakit maupun meninggal dunia.
Apriyadi juga mengungkapkan cita-cita besar organisasi untuk menghadirkan rumah singgah bagi masyarakat Musi Banyuasin yang kurang mampu dan sedang menjalani pengobatan di Palembang. Rumah singgah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga pasien, khususnya biaya tempat tinggal selama mendampingi anggota keluarga yang dirawat.
Menutup sambutannya, Apriyadi mengajak seluruh masyarakat Musi Banyuasin di Palembang untuk menjaga persatuan dan kebersamaan.
“IKA Muba adalah milik seluruh masyarakat Musi Banyuasin di Palembang. Mari kita bersatu, saling membantu, dan bergotong royong. Seperti seikat lidi, ketika disatukan akan menjadi kuat dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” tutupnya.






