YG dan STC Beri Rasa Bahagia kepada 186 Siswa SLB Cahaya Sambut Hardiknas

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – SuaraMasyarakat.com // Senin, 4 Mei 2026. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), tangis bahagia pecah di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya, Peureulak. Bukan karena duka, tapi karena untuk pertama kalinya, mereka merasa dilihat.

Yayasan Geutanyoe (YG) bersama Save The Children (STC) hadir membawa 186 paket tas sekolah beserta alat tulis. Dibagikan satu per satu, langsung ke tangan anak-anak istimewa yang selama ini kerap luput dari perhatian.

“186 paket kami serahkan langsung kepada anak-anak,” ungkap Nasruddin, SE, Program Manager Yayasan Geutanyoe, sambil berjongkok menyamakan tinggi badannya dengan seorang siswa memeluk tas barunya erat-erat, seolah takut diambil.

Baca Juga :  ESDM Sulteng Awasi Tambang Galian C di Donggala, Tambang Ilegal Dilaporkan ke APH

SLB Cahaya menampung hampir 200 siswa berkebutuhan khusus, dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Gedungnya sederhana. Fasilitasnya terbatas. Statusnya swasta.

“Apalagi ini sekolah swasta yang jarang sekali mendapatkan perhatian dari pihak donatur selama ini,” lirih Nuraini, http://S.Pd, Kepala Sekolah SLB Cahaya. Matanya berkaca-kaca menatap anak didiknya yang sibuk membolak-balik buku tulis baru.

“Banyak orang tua yang akhirnya menyerah. Bukan karena tidak sayang, tapi karena tidak mampu. Ekonomi menghentikan langkah anak-anak ini untuk sekolah.”

Baca Juga :  Anggota PPA BPU SDA TARU Protes Perlakuan Tidak Adil, Dinas Pekerjaan Umum

Di satu sudut, seorang anak dengan kursi roda tak berhenti mengusap logo di tas barunya. Di sudut lain, seorang siswi tunarungu memeluk tasnya sambil memperagakan bahasa isyarat “terima kasih” berulang kali ke arah relawan.

Mereka mungkin berbeda cara belajarnya. Berbeda cara bicaranya. Tapi sore itu, senyum mereka sama: utuh, tulus, dan patah-patah oleh haru.

Kita semua hari ini bisa melihat betapa bahagianya anak-anak menerima bantuan tas sekolah. Di Hari Pendidikan Nasional, mereka mengingatkan kita: pendidikan adalah hak semua anak. Tanpa kecuali. Tanpa tapi.*

Reporter : SiGe

Berita Terkait

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter
Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa
Pelayanan SKCK Polres Tolitoli Disorot, Sikap Kasat Intelkam terhadap Media Dikeluhkan
Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi
Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan
Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:15 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Tegaskan Sebagai Pemuda Harus Gigih dan Berkarakter

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Satgas PRR Kemendagri Laksanakan Monitoring Penanganan Pascabencana di Kota Langsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Transaksi Nasabah BRI Diduga Bermasalah, Pihak Cabang Tolitoli Diminta Berikan Penjelasan Resmi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Wakapolres Tolitoli: Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian, Penambahan Mobil Patroli Diusulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Berita Terbaru