Kodim 0614/Kota Cirebon Gelar Karya Bakti Pembersihan Sampah Pasar Jaga Satru Dalam Rangka Hari Juang TNI AD

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA CIREBON, SuaraMasyarakat.Com — Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-79 Tahun 2024, Kodim 0614/Kota Cirebon menggelar kegiatan karya bakti yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Jaga Satru, jalan Jaga Satru Kel. Jaga Satru Kec. Pekalipan Kota Cirebon. Jum’at, (13/12/24)

Kegiatan pembersihan ini tidak hanya melibatkan prajurit TNI, tetapi juga melibatkan anggota PD Pasar, Dinas LH Kota Cirebon serta masyarakat sekitar, yang turut serta dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar.

Pada kegiatan karya bakti ini, Personel Kodim 0614/Kota Cirebon dikerahkan untuk melakukan pembersihan di area pasar. Kegiatan dimulai dengan pembagian tugas kepada seluruh peserta yang terdiri dari anggota TNI, masyarakat, dan petugas kebersihan setempat. Mereka bersama-sama membersihkan sampah yang berserakan di sekitar pasar, mulai dari area jalanan, tempat sampah yang melimpah, hingga sudut-sudut yang jarang terjangkau.

Baca Juga :  Media Gathering Bawaslu Indramayu, Sarana Meningkatkan Silaturahmi Sesama Insan Pers Dengan Bawaslu

Bersama masyarakat, para prajurit TNI tampak kompak dalam membersihkan sampah plastik, sisa makanan, serta sampah organik lainnya yang dapat mencemari lingkungan pasar. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan bersih bagi pengunjung pasar serta pedagang yang berjualan di sana.

Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon melalui Kasdim 0614/Kota Cirebon Mayor Arh RB. Irawan yang ikut terjun kelapangan menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini sebagai wujud pengabdian dan rasa cinta TNI kepada masyarakat. Melalui karya bakti pembersihan sampah.” tutur Kasdim.

“TNI menunjukkan dedikasinya untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dalam hal kebersihan dan lingkungan hidup. Ini juga sebagai upaya meningkatkan hubungan yang baik antara TNI dan rakyat serta mempererat semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.” tambahnya.

Pasar tradisional seperti Pasar Jaga Satru merupakan tempat pertemuan bagi banyak orang setiap harinya. Oleh karena itu, menjaga kebersihan pasar sangat penting untuk mencegah timbulnya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan warga sekitar. Sampah yang menumpuk tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan virus yang dapat menyebabkan penyakit.

Baca Juga :  Upaya Bupati Atam Perjuangkan Penguatan Keuangan Daerah, Ini Kata Fadlon, S.H

Kasdim 0614/Kota Cirebon Mayor Arh RB. Irawan juga berharap, “Dengan adanya kegiatan pembersihan ini, diharapkan pasar Jaga Satru dapat menjadi lingkungan yang lebih sehat dan nyaman serta bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sehingga berdampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.” pungkasnya.

Karya bakti pembersihan Pasar Jaga Satru ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat, dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diadakan, baik oleh TNI maupun masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.

(turah)

Penulis : Turah

Editor : Rvl

Berita Terkait

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru