Operasi Ketupat Tinombala 2026 Dimulai: Bupati Parigi Moutong Pimpin Apel Pasukan, Sinergi TNI-Polri Siaga Amankan Mudik Lebaran

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Parigi Moutong – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ratusan personel gabungan disiagakan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026 yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 16.00 WITA di Lapangan Upacara Polres Parigi Moutong.

 

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Parigi Moutong Erwin Burase didampingi Kapolres Parigi Moutong Hendrawan A.N, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh lintas agama, serta perwakilan berbagai lembaga dan instansi terkait.

 

Sejumlah pejabat yang turut hadir di antaranya perwakilan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong melalui Kasi Intel Rony Hotman Gunawan, perwakilan DPRD Kabupaten Parigi Moutong Abdin, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Parigi Moutong Abdul Rajab, Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Parigi Moutong Moh. Rivai, Sekretaris Dinas Perhubungan Ismet, serta Sekretaris Kesbangpol Rahman Badja. Apel juga diikuti unsur TNI, Basarnas, Satpol PP, PHDI, serta perwakilan perusahaan strategis seperti PT Jasa Raharja dan PT PLN (Persero).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan amanat dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika global yang tengah bergejolak, termasuk konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Palestina, Iran, hingga Amerika Serikat. Konflik tersebut disebut berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dunia, terutama melalui fluktuasi harga minyak global yang berpotensi memicu tekanan terhadap ekonomi nasional.

Baca Juga :  Lewat Sambang Desa, Kanit Binmas Polsek Banda Alam Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

 

Meski demikian, pemerintah Indonesia terus mengedepankan diplomasi luar negeri yang bebas aktif guna mendorong perdamaian dunia, termasuk mendukung solusi dua negara dalam konflik Palestina–Israel serta membuka ruang diplomasi untuk meredakan ketegangan antara Iran dan Israel.

 

Di tengah dinamika global tersebut, perhatian pemerintah kini tertuju pada kesiapan pengamanan Idul Fitri. Dalam amanatnya disebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

 

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik, Polri bersama TNI dan berbagai pemangku kepentingan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

 

Secara nasional, aparat keamanan telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek vital, mulai dari masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun hingga bandara.

Baca Juga :  Lima Hektare Lahan Perkebunan Warga Hangus Terbakar di Parigi Selatan, Polisi Turun Langsung Padamkan Api hingga Tengah Malam

 

Dalam pelaksanaan operasi, aparat juga diminta mewaspadai berbagai potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar hingga konflik antar kelompok. Patroli rutin akan diperkuat, termasuk melibatkan unsur masyarakat melalui sistem pengamanan swakarsa.

 

Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik diimbau untuk melapor kepada aparat setempat. Kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor polisi guna meningkatkan rasa aman bagi para pemudik.

 

Mengakhiri amanatnya, Kapolri melalui Bupati Parigi Moutong menekankan pentingnya soliditas dan sinergi seluruh unsur pengamanan demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.

 

“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Tingkatkan soliditas dan sinergisitas agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan bahagia,” tegasnya.

 

Apel gelar pasukan ini menjadi penanda kesiapan aparat dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Parigi Moutong dalam menghadapi momentum Lebaran, sekaligus memastikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat selama masa mudik dan libur hari raya.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru