Kebakaran Hutan Meluas di Gunung Ue Marongi, Polisi Imbau Warga Hentikan Pembakaran Lahan

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Parigi Moutong – Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda wilayah perbukitan di sekitar Gunung Ue Marongi yang berada di perbatasan Desa Toboli dan Desa Avolua, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat malam (06/03/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali terpantau sekitar pukul 21.30 WITA di kawasan hutan pada ketinggian sekitar 500 hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Titik api awal diduga berasal dari area hutan di wilayah Desa Toboli yang kemudian merambat ke kawasan hutan Desa Avolua.

Mengetahui kejadian tersebut, warga dari kedua desa bersama petugas segera berupaya melakukan pemadaman secara manual. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong juga mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Namun upaya pemadaman mengalami kendala akibat medan yang terjal serta keterbatasan sumber air sehingga api sulit dijangkau.

Baca Juga :  TNI Percepat Konektivitas Aceh: Proyek Jembatan Bailey Dikebut di Titik-Titik Kritis

Sekitar pukul 23.00 WITA, warga yang melakukan pemadaman terpaksa turun dari lokasi kebakaran karena kondisi medan yang berbahaya. Hal serupa juga dialami petugas gabungan. Pada pukul 23.30 WITA, personel Pemadam Kebakaran bersama personel Polsubsektor Parigi Utara menghentikan upaya pemadaman karena titik api tidak dapat lagi dijangkau dengan peralatan yang tersedia.

Petugas kemudian bersiaga di tepi Jalan Trans Desa Avolua untuk memantau perkembangan situasi.

Memasuki Sabtu dini hari (07/03/2026) sekitar pukul 03.30 WITA, kobaran api terpantau semakin membesar dan terus menjalar ke area hutan lainnya. Hingga saat ini api masih menyala dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kasi Humas Polres Parigi Moutong, IPTU Arbit, mengatakan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Petugas kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di lokasi serta berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan. Kondisi medan yang cukup berat serta keterbatasan sumber air menjadi kendala utama dalam proses pemadaman,” jelas IPTU Arbit.

Baca Juga :  Respons Cepat Polisi Atas Penemuan Mayat di RSUD Kajen, Inafis Turun Tangan Cek Dugaan Jantung

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi vegetasi kering. Kebakaran hutan sangat berbahaya karena dapat merusak lingkungan, mengancam keselamatan warga, serta berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, pihak kepolisian mengingatkan bahwa aktivitas pembakaran lahan yang menyebabkan kebakaran hutan dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat ini aparat bersama instansi terkait masih terus memantau perkembangan api di kawasan Gunung Ue Marongi guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hingga ke wilayah pemukiman warga.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru