Batang – Di tengah proses penanganan kasus dugaan penculikan yang ditangani Polda Jawa Tengah, sikap cepat dan humanis ditunjukkan oleh penyidik Jatanras Polda Jateng. Demi kelancaran proses hukum, penyidik bergerak responsif dengan memintai keterangan para saksi secara langsung dan komunikatif.
Langkah tersebut bukan hanya bertujuan untuk mengungkap peristiwa yang dialami Yuli selaku korban, tetapi juga memberikan pendampingan dan rasa aman bagi korban serta keluarganya. Pendekatan yang dilakukan secara empatik membuat keluarga merasa didengar dan diperhatikan selama proses penanganan berlangsung.
Respons cepat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Yuli dan keluarganya. Mereka mengaku terharu atas kepedulian dan kesigapan aparat kepolisian. Pelayanan yang diberikan oleh penyidik, khususnya dari Jatanras Polda Jawa Tengah, dinilai benar-benar menunjukkan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
“Kami merasa tidak sendiri. Pelayanan yang kami terima membuat kami kembali percaya kepada Polri,” ungkap pihak keluarga dengan penuh haru.
Penanganan kasus ini menjadi cerminan komitmen Polda Jawa Tengah dalam menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya profesional, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kerja cepat, pendekatan humanis, dan komunikasi yang terbuka, Polri terus berupaya menjaga dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat.
Redaksi – Bayu Anggara






