SUARAMASYARAKAT.COM///Pekalongan, suara masyarakat. com- Banjir yang baru-baru ini melanda wilayah Kabupaten Pekalongan menyisakan duka, sekaligus tantangan kesehatan bagi warga terkepung air.
Kebutuhan mendesak ini, P3K Puskesmas Karangdadap membuka layanan pemeriksaan Kesehatan gratis di Posko Dupantex, menghadirkan harapan dan sambutan hangat dari masyarakat.
Layanan kesehatan gratis pasca-banjir yang tak hanya menyembuhkan, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong.
Banjir, kata yang bagi sebagian besar mungkin hanya terdengar seperti fenomena alam biasa, namun bagi warga yang wilayah tempat tinggalnya terkena banjir, ini bak gelombang besar yang mengguncang tatanan hidup sehari-hari. Air yang naik tak hanya mengusik aktivitas, tapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama setelah banjir surut dan meninggalkan saat-saat genting bagi imunitas tubuh dan kebersihan lingkungan.
Di tengah bencana alam itu, P3K Puskesmas Karangdadap Kabupaten Pekalongan membuka layanan pemeriksaan gratis di Posko Dupantex (26/1/2026). Ini bukan sekadar layanan medis, melainkan sebuah gelombang aksi kemanusiaan yang mengingatkan akan betapa pentingnya solidaritas dalam menghadapi bencana.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Karangdadap, Isti Sulistiyana Djati, “Seluruh tenaga medis kami siap siaga untuk memeriksa dan memberikan pengobatan gratis kepada warga yang terdampak banjir. Tujuannya,
Memastikan bahwa mereka yang rentan tidak harus menanggung risiko kesehatan yang lebih berat,”tuturnya
Lebih lanjut, ia sampaikan, kenapa pemeriksaan gratis ini sangat krusial? Pasca-banjir, risiko penyakit seperti diare, infeksi kulit, hingga leptospirosis dapat meningkat. Insiden penyakit menular bisa meningkat di daerah rawan banjir jika tidak ditangani segera. Maka, keberadaan Posko Dupantex,
Lengkap dengan tenaga kesehatan dan fasilitas P3K, menjadi benteng pertama melawan potensi krisis kesehatan yang lebih besar,”terangnya
Namun, tak hanya soal angka dan fakta medis, ada sisi humanis yang menyentuh dari layanan ini.
Seorang ibu rumah tangga yang diperiksa kesehatannya mengungkapkan rasa syukurnya: “Saya rasanya lega, dengan adanya pelayanan kesehatan gratis ini,bukan hanya karena gratis tapi karena kami merasa diperhatikan,”ucapnya
Layanan seperti ini begitu penting, bahwa kesehatan bukan cuma hak individu, tapi tanggung jawab bersama.
Posko Dupantex bukan hanya tempat periksa, tetapi disitu adalah titik temu keramahan, tempat di mana rasa kekeluargaan tumbuh di antara guyuran badai.
Maka dari itu, langkah P3K Puskesmas Karangdadap ini sejatinya adalah sangat dibutuhkan. Ketika kesehatan masyarakat dijaga, maka pijakan untuk bangkit dari musibah jadi lebih kuat.
D R






