Prof. Zainal Abidin: Pertengkaran Atas Nama Agama Cerminkan Dangkalnya Ilmu dan Dominasi Ego

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASUARAKAT.COM//Di tengah maraknya perdebatan keagamaan yang kerap memicu kegaduhan di ruang publik, Rais Syuriyah PBNU sekaligus tokoh moderasi nasional, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, menyampaikan pandangan kritisnya terkait fenomena tersebut.

Menurut Prof. Zainal, agama pada hakikatnya tidak pernah menjadi sumber pertikaian. Sebaliknya, konflik yang mengatasnamakan agama justru lahir dari ketidakmampuan seseorang menguasai ilmu agama secara utuh, disertai dominasi ego pribadi.

Ia menegaskan, saling hujat akibat perbedaan pandangan keagamaan bukanlah cerminan kedalaman iman atau keluasan ilmu, melainkan reaksi emosional dari mereka yang ingin memaksakan pendapatnya agar diikuti semua orang.

“Orang yang bertengkar dalam hal agama sebenarnya bukan karena ilmu agama atau sebagai ilmuwan agama, tetapi karena tidak menguasai ilmu agama dan mengumbar pendapat seenaknya sendiri,” tulis Prof. Zainal dalam sebuah kutipannya.

Baca Juga :  Itwasda Polda Sulteng Sabet Penghargaan Terbaik II Nasional dalam Penyelenggaraan E-Audit dan E-Dumas Presisi 2025

Guru Besar UIN Datokarama Palu ini kemudian mengajak publik untuk menengok kembali sejarah intelektual Islam yang sarat dengan perbedaan pandangan, namun tetap dilandasi adab dan kedewasaan berpikir.

Sebagai contoh, Prof. Zainal mengangkat perbedaan pandangan antara Imam Malik dan muridnya, Imam Syafi’i, terkait konsep rezeki. Imam Malik berpandangan bahwa rezeki akan datang melalui ketakwaan dan tawakal yang tulus, sementara Imam Syafi’i menekankan pentingnya ikhtiar dan kerja nyata dalam menjemput rezeki.

Meski memiliki pandangan yang berbeda, tidak ada satu pun catatan sejarah yang menunjukkan adanya pertengkaran atau saling menjatuhkan antara kedua imam besar tersebut.

“Mereka menguasai ilmu secara mendalam, sehingga memahami bahwa perbedaan pemahaman adalah rahmat, bukan alasan untuk bertengkar, apalagi sampai memutus silaturahmi,” jelasnya.

Baca Juga :  PERINGATI HUT PT. PERTAMINA KE-68, FUEL TERMINAL TOLI-TOLI LAKSANAKAN BERAGAM KEGIATAN SOSIAL 

Lebih lanjut, Prof. Zainal menjelaskan bahwa kecenderungan sebagian orang mudah tersulut emosi dalam urusan agama disebabkan oleh minimnya penguasaan ilmu. Orang yang dangkal ilmunya akan merasa terancam oleh perbedaan, sehingga meresponsnya dengan sikap defensif dan egoistik.

“Agama tidak mengajarkan pertengkaran. Jika ada yang bertengkar, maka yang dikedepankan adalah egonya, bukan ilmunya. Ilmuwan agama yang sejati akan selalu membawa keteduhan, bukan kegaduhan,” tegasnya.

Sebagai Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Zainal menutup ulasannya dengan pesan reflektif bagi masyarakat di era keterbukaan informasi saat ini. Ia menekankan bahwa semakin luas ilmu seseorang, seharusnya semakin lapang pula sikapnya dalam menyikapi perbedaan pandangan, demi terjaganya harmoni dan persatuan.

Berita Terkait

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Herman Deru Tetapkan Tiga Sungai Prioritas Darurat Rehabilitasi, Modifikasi Cuaca Sumsel Tembus 80 Kali
Kapolda Sumsel Gelar Program Polidik di SMKN 6 Palembang, Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Narkoba
Bhabinkamtibmas Polsek Betung Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Desa Taja Raya I
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:18 WIB

SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Berita Terbaru