Keterbatasan Tempat Tidur Rumah Sakit di Kabupaten Pekalongan Picu Antrean IGD

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM///Kajen 26 desember 2025– Keterbatasan jumlah tempat tidur (bed) rawat inap di rumah sakit wilayah Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu faktor terjadinya antrean pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Berdasarkan perbandingan antara jumlah penduduk dan kapasitas layanan rumah sakit yang tersedia, Kabupaten Pekalongan diperkirakan masih kekurangan sekitar 600-an bed rawat inap,” kata Direktur RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan, Imam Prasetyo.

Menurutnya, kondisi ini menyebabkan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan harus menunggu hingga ketersediaan kamar memungkinkan pemindahan dari IGD ke ruang inap.

“Adanya keterbatasan ini kadang membuat pasien dengan jumlah 50 hingga 70 di IGD bisa antre satu hingga 2 (dua) hari untuk mendapatkan bed,” tuturnya.

Baca Juga :  Kontradiktif? Jaksa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Soroti Terdakwa Tak Kooperatif, Padahal Pernah Minta Barang Bukti Lewat Kuasa Hukum

Meski demikian, RSUD Kajen menegaskan tidak akan menolak pasien dengan alasan apa pun, termasuk perbedaan sistem pembayaran, baik pasien BPJS Kesehatan, umum, maupun jaminan lainnya.

“Seluruh pasien tetap mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur dan tingkat kegawatdaruratannya,” ucapnya.

Menurutnya, antrean di IGD ini diakui membawa dampak tersendiri, terutama bagi pasien dengan kondisi darurat yang membutuhkan ketersediaan bed rawat inap secara cepat.

“Dalam situasi tertentu, keterbatasan ruang membuat pasien darurat belum dapat langsung memperoleh tempat perawatan meski telah mendapatkan penanganan awal di IGD,” kata dia.

Baca Juga :  Ratu Dewa Tambah Waktu Sebulan, Pemkot Palembang Kejar Target Pajak Kendaraan Bermotor

Kondisi tersebut dinilai sebagai tantangan sistemik layanan kesehatan, bukan semata persoalan pelayanan rumah sakit.

“Ini diperlukan upaya jangka menengah dan panjang, seperti penambahan kapasitas bed, penguatan rumah sakit rujukan, serta pemerataan fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dan kami berusaha untuk itu,” ucapnya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap memahami situasi di lapangan, sementara pihak rumah sakit dan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kapasitas dan mutu layanan kesehatan demi keselamatan dan kenyamanan pasien.

“Kami akan terus berusaha memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.
(Santokajen)

Berita Terkait

Musda dan Pelantikan DPD KPPI Sumsel, Hj. Zaitun Ajak Perempuan Perkuat Peran di Dunia Politik
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda dan Pelantikan DPD KPPI Sumsel, Hj. Zaitun Ajak Perempuan Perkuat Peran di Dunia Politik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru