Warga dan Sopir Kandangserang Patungan Tambal Jalan, Bentuk Sindiran Halus untuk Pemkab Pekalongan?

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN 18 desember 2025– Aksi nyata dilakukan oleh sosok Pak Kyau muis bersama komunitas sopir di wilayah Kandangserang bagian selatan pada Kamis (19/12/2025). Secara swadaya, mereka turun ke jalan untuk menambal lubang-lubang jalan yang selama ini dikeluhkan oleh para pengguna jalan.

Aksi ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari berbagai elemen, mulai dari komunitas pengemudi travel hingga sopir angkutan L300. Tak hanya tenaga, warga sekitar pun antusias memberikan donasi secara langsung di lokasi pengerjaan untuk membantu biaya material.

“Alhamdulillah, hasil kegiatan hari ini luar biasa. Partisipasi masyarakat sangat baik dan donasi yang terkumpul di lokasi pun cukup banyak,” ujar perwakilan pelaksana aksi.

Baca Juga :  Personel Sat Lantas Polres Banyuasin Gelar "Strong Poin Pagi", Antisipasi Kendaraan Krodit dan Laka Lantas

Saat ini, perbaikan baru menyentuh satu sisi jalan. Rencananya, aksi gotong royong ini akan dilanjutkan kembali pada Selasa mendatang untuk pengecoran bagian sisi lainnya yang saat ini masih dalam kondisi rusak parah atau jelugang.

Analisis Kritis: Swadaya Masyarakat vs Tanggung Jawab Pemerintah

Meskipun aksi gotong royong ini patut diacungi jempol sebagai bentuk kepedulian sosial, fenomena ini sebenarnya merupakan “lampu kuning” bagi pemerintah daerah. Berikut adalah beberapa poin kritis yang perlu diperhatikan:

Kegagalan Pelayanan Publik: Perbaikan jalan raya, khususnya jalan kabupaten, merupakan tanggung jawab mutlak Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Munculnya aksi tambal jalan mandiri menunjukkan adanya kekosongan peran pemerintah di wilayah Kandangserang.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Kabidpropam Polda Sulteng Ingatkan Personel Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik

Risiko Teknis & Keselamatan: Penambalan jalan secara swadaya seringkali menggunakan material seadanya (seperti cor semen manual). Tanpa standar teknik dari Dinas PU, perbaikan ini berisiko cepat rusak kembali atau bahkan menciptakan beda tinggi jalan yang membahayakan pengendara.

Ketidakadilan Anggaran: Warga sudah membayar pajak (termasuk Pajak Kendaraan Bermotor). Sangat ironis jika warga harus kembali mengeluarkan uang pribadi (donasi) dan tenaga untuk memperbaiki fasilitas publik yang seharusnya sudah dibiayai oleh APBD.

Aksi Pak Kiai Muis dan para sopir L300 ini adalah tamparan bagi pemangku kebijakan. Pertanyaannya, sampai kapan warga harus “patungan” untuk menikmati jalan yang layak.
(Santokajen)

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru