Bupati Morowali Utara Pimpin Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana Bersama Perusahaan Tambang

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMASYARAKAT.COM//KOLONODALE — Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, memimpin Rapat Koordinasi Mitigasi Bencana bersama perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Morowali Utara. Rapat digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Senin (15/12/2025), dan dihadiri belasan Kepala Teknik Tambang (KTT).

 

Rapat koordinasi tersebut difokuskan pada upaya pencegahan bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor, seiring meningkatnya curah hujan serta masifnya aktivitas pertambangan di wilayah Morowali Utara.

 

Dalam arahannya, Bupati Delis menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah bersama untuk merumuskan langkah-langkah konkret mitigasi bencana.

 

“Rapat ini kita maksudkan sebagai forum bersama untuk membahas langkah-langkah konkret pencegahan bencana di Kabupaten Morowali Utara,” ujar Bupati Delis.

 

Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan bencana alam besar yang baru-baru ini melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebagai pelajaran penting. Menurutnya, meskipun bencana merupakan kehendak Tuhan, manusia tetap memiliki tanggung jawab untuk meminimalkan risiko dan dampaknya.

 

“Kita memang tidak bisa melawan kehendak Tuhan, tetapi ada tanggung jawab manusia untuk melakukan upaya pencegahan agar dampaknya tidak semakin besar,” tegasnya.

Baca Juga :  Persiapan Matang! Kapolres Pekalongan Pimpin Lat Pra Ops Lilin Candi 2025, Gereja dan Wisata Jadi Fokus Utama

 

Bupati Delis mengungkapkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali Utara telah melakukan kajian risiko bencana, terutama terkait potensi banjir dan tanah longsor yang hampir mencakup seluruh wilayah kabupaten. Hasil kajian tersebut akan dibagikan kepada seluruh perusahaan pertambangan sebagai bahan mitigasi di lapangan.

 

Ia menekankan peran strategis para Kepala Teknik Tambang yang dinilai paling memahami kondisi teknis di area operasional masing-masing, mulai dari pengelolaan sediment pond, timbunan tanah, hingga potensi aliran lumpur saat hujan lebat.

 

“Kepala Teknik Tambang adalah pihak yang paling mengetahui kondisi lapangan. Karena itu kami berharap setiap perusahaan mampu memetakan potensi bencana di wilayah kerjanya masing-masing,” katanya.

 

Menurut Bupati Delis, upaya pencegahan bencana jauh lebih efisien dibandingkan harus menanggung dampak kerusakan dan kerugian pascabencana. Ia meminta perusahaan tidak ragu melakukan pembenahan sistem drainase, sediment pond, maupun pengendalian lumpur.

Baca Juga :  Tongkang Tabrak Rumah Warga di Pinggir Sungai Gandus, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

 

“Lebih baik kita mengeluarkan biaya puluhan juta untuk pencegahan, daripada harus menanggung kerugian hingga miliaran rupiah akibat bencana,” ujarnya.

 

Selain aktivitas pertambangan, Bupati Delis juga menyoroti persoalan pembangunan di daerah aliran sungai (DAS) dan lereng rawan longsor, serta kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai. Ia meminta para camat bersikap tegas dengan melakukan penertiban bersama dinas terkait dan Satuan Polisi Pamong Praja.

 

Bupati Delis turut mengapresiasi langkah Polres Morowali Utara yang menutup aktivitas tambang galian C ilegal di sekitar jalur menuju Masara karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat.

 

Menutup arahannya, Bupati Delis menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara tetap mendukung investasi, namun menekankan pentingnya penerapan good mining practice oleh seluruh perusahaan tambang.

 

“Kita mendukung investasi, tetapi kami juga berharap para pelaku usaha menerapkan praktik pertambangan yang benar dan bertanggung jawab, agar daerah kita terhind

ar dari bencana,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru