Memasuki Hari ke-10, Operasi Zebra Tinombala 2025 Ungkap Tren Kenaikan Pelanggaran dan Kecelakaan

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARAMADYARAKAT.COM//Palu – Operasi Zebra Tinombala 2025 yang dilaksanakan Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) memasuki hari ke-10, Rabu 26/11/2025, menunjukkan dinamika perkembangan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

 

Data tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Pol Atot Irawan, S.I.K., M.M., selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) melalui Kasatgas Gakkum, Kompol Dr. Candra Tangoi, S.Sos., M.Si.

 

Dari hasil rekapitulasi, penindakan menggunakan ETLE statis pada tahun 2024 tercatat nihil, sementara pada tahun 2025 meningkat signifikan menjadi 790 pelanggar, atau naik 100 persen.

 

Hal serupa terlihat pada ETLE mobile yang juga nihil pada tahun 2024, namun pada tahun 2025 tercatat 283 pelanggar, meningkat 100 persen.

 

Namun berbeda dengan dua kategori tersebut, penindakan E-Tilang justru menurun drastis.

 

Pada tahun 2024 tercatat 1.114 penindakan, sementara pada tahun 2025 hanya 3 penindakan, atau turun 100 persen.

Baca Juga :  Bupati Morut Serahkan SK Pengangkatan 1.436 PPPK Tahap II di Kolonodale

 

Sementara itu, teguran mengalami peningkatan tipis dari 13.083 teguran pada tahun 2024 menjadi 13.439 teguran pada tahun 2025, atau naik 3 persen.

 

Dalam hal kecelakaan lalu lintas, trend peningkatan juga terlihat. Jumlah kejadian naik dari 18 kasus pada tahun 2024 menjadi 27 kasus pada tahun 2025, atau meningkat 50 persen.

 

Korban meninggal dunia bertambah dari 7 jiwa menjadi 11 jiwa atau naik 57 persen, sementara korban luka berat meningkat dari 10 jiwa menjadi 12 jiwa, atau naik 20 persen.

 

Adapun korban luka ringan naik cukup tinggi dari 15 jiwa menjadi 25 jiwa, atau meningkat 67 persen.

 

Meski demikian, kerugian materil justru mengalami penurunan. Pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp 100.100.000, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi Rp 72.100.000, atau menurun 28 persen.

 

Kasatgas Gakkum menjelaskan bahwa peningkatan angka pelanggaran yang terekam ETLE menunjukkan efektivitas sistem dalam mendeteksi pelanggaran yang sebelumnya tidak tercatat.

Baca Juga :  Diduga Mabuk dan Serang Bhabinkamtibmas, Pemuda di Momunu Diamankan Tim Resmob Polres Buol

 

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi bertujuan meningkatkan keselamatan masyarakat dan menekan angka kecelakaan.

 

Ia juga menekankan bahwa pelanggaran sekecil apapun berpotensi mengakibatkan kecelakaan baik meninggal dunia, luka berat dan luka ringan.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengendara roda dua maupun roda empat, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Gunakan helm SNI, lengkapi surat-surat kendaraan, patuhi batas kecepatan, serta hindari penggunaan ponsel saat berkendara. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban dalam operasi,” ujarnya.

 

Kompol Candra juga berharap agar masyarakat ikut berperan aktif dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

 

“Mari bersama menjaga keamanan dan keselamatan di jalan. Jadikan disiplin berlalu lintas sebagai kebiasaan, bukan hanya ketika operasi berlangsung. Semoga dengan kesadaran bersama, angka kecelakaan dan pelanggaran dapat terus ditekan ke depannya,” tutupnya.

Berita Terkait

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru
Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba
Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam
BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026
Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Kuliah Umum Akuntansi UMP Bahas Transformasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
SCW GELAR AKSI DI PERTAMINA PATRA NIAGA SUMBAGSEL, DESAK SPBU NAKAL DITUTUP DAN BBM SUBSIDI DIAWASI KETAT
Polda Sumsel Ikuti Visitasi E-Monev 2026, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Musda KPPI Sumsel Digelar di Ruang Parameswara, Hj. Zaitun Pimpin Kepengurusan Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Kapolda Sumsel Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Ajak Bersama Perangi Narkoba

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Green Policing, Kapolda Sumsel Pimpin Penanaman Pohon dan Pengecekan Mushollah Darussalam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:33 WIB

BP-GMN Matangkan Sistem Informasi Terpadu, Peluncuran Ditargetkan Sebelum 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Kapolda Sumsel Hadiri Rakornas Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru