Photo : Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, AKP Abdul Hamid saat dilokadi giat pengamanan Unjik Rasa fi gerbang Pertamina
Aceh Tamiang – SuaraMasyarakat.com // Polres Aceh Tamiang Kerahkan Ratusan personil amankan aksi unjuk rasa damai oleh Forum Rakyat Aceh Tamiang di Gerbang Komplek Pertamina EP Field Rantau di Desa Rantau Paoh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Senin (29/09/25).

Photo : Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H., dida didampingi para personil, para PJU di gerbang Pertamina saat pimpin pengamanan unjuk rasa
Personil Polres Aceh Tamiang dibantu jajaran dari Polsek Rantau melakukan pagar betis didepan pintu gerbang masuk komplek Pertamina EP Field Rantau guna lakukan pengamanan dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H, M.H., melalui Kabag Ops, AKP Abdul Hamid menyampaikan, pengamanan aksi unjuk rasa oleh Forum Rakyat Aceh Tamiang terdiri dari beberapa ormas dan OKP serta masyarakat sudah menjadi kewenangan polri melakukan pengamanan guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
“Kita hanya melakukan pengamanan dengan mensiagakan personil untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan ketertiban masyarakat (Guantibmas),” ujar AKP Abdul Hamid.
Menurut Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, Pertamina merupakan salah satu obyek vital milik negara, sudah menjadi kewajiban pihak keamanan, terutama dari polri untuk mengamankan, “Pelaksanaan pengamanan pun kita lakukan secara persuasif dan peralatan lazimnya pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) unjuk rasa,” jelasnya.
Kata AKP Abdul Hamid, “Bapak Kapolres turun langsung memimpin pengamanan dan berbaur bersama masyarakat secara bersahabat dengan para pendemo dan memberikan himbauan agar tidak melakukan aksi unjuk rasa secara damai dan hindari anarkis,” ungkapnya.
Dalam pengamanan tersebut juga melibatkan personil dari TNI dan Satpam internal Pertamina turut serta melakukan siaga bersama personil Polres Aceh Tamiang.
“Setelah menyampaikan aspirasi dan Petisi tuntutannya, tepat waktu Dzuhur para pengunjuk rasa membubarkan diri untuk melaksanakan shalat Dzuhur dan dilanjutkan aksi ke gedung DPRK Aceh Tamiang dan kita juga mengerahkan personil untuk pengamanan,” terang AKP Abdul Hamid mengakhiri.*
Reporter : S. Adi P

