Donggala, Sulteng – suaramasyarakat.com // Ardi, selaku pengawas SPBU Sioyong, membantah pemberitaan Suara Indonesia Satu.com terkait dugaan pengaturan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada mafia tambang. Bantahan tersebut disampaikan pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Ardi menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi penyaluran BBM yang berlangsung di SPBU Sioyong.
“Persoalan minyak ke tambang itu memang menjadi permasalahan,” ujarnya kepada media ini.
Ia juga membantah adanya aktivitas tambang di wilayah Dampelas sebagaimana yang dipersoalkan dalam pemberitaan tersebut.
Menurutnya, apabila terdapat penyaluran BBM untuk kegiatan pertambangan, BBM yang digunakan bukanlah BBM bersubsidi, melainkan BBM nonsubsidi.
“Saya sangat menyesalkan pemberitaan seperti ini. Saya berharap agar dikonfirmasi kepada saya sebelum diterbitkan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ardi menjelaskan bahwa penyaluran BBM di SPBU Sioyong selama ini berjalan dengan baik. Ia menyebutkan bahwa BBM untuk kebutuhan usaha pertanian disalurkan kepada pihak yang memiliki surat rekomendasi atau izin sesuai ketentuan.
“Kalau tanpa izin, itu tidak kami berikan,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut merupakan hak jawab Ardi selaku pengawas SPBU Sioyong atas pemberitaan dipersoalkannya.
Sementara itu, penelusuran lebih lanjut mengenai dugaan penyaluran BBM untuk kegiatan pertambangan tetap diperlukan agar informasi disampaikan kepada masyarakat dapat diperjelas berdasarkan data dan keterangan dari pihak-pihak terkait.*
Yuda






