Pemerintah Pusat Diminta Permudah Izin Tambang Rakyat Demi Program PEM

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – suaramasuarakat.com // Salah seorang Aktivis Nasional asal Aceh, Nasruddin, meminta kepada pemerintah pusat agar mempermudah perizinan bagi usaha tambang rakyat guna pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat (PEM) dimasa inflasi ekonomi global.

Nasruddin, akrab disapa Teungku Din, Penasehat Relawan Prabowo Gibran Xperiance (PGX) Aceh, diketahui selama ini menghilang dari dunia publik, kini mulai angkat bicara demi memperhatikan nasib rakyat Aceh dalam situasi keterpurukan ekonomi.

Menurut Nasruddin, berbagai potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Bumi Aceh merupakan kekayaan memiliki potensi berdaya guna luar biasa untuk dikembangkan dalam rangka menekan inflasi ekonomi global dan juga dapat meningkatkan pendapatan bagi keuangan negara.

“Hal itu dapat kita misalkan dengan salah satunya adalah potensi hasil bumi bidang tambang, dimana masyarakat dapat mengakses secara personal maupun kelompok dengan nilai daya ekonomi yang luar biasa dan dapat menciptakan lapangan kerja bagi ribuan keluarga dengan dalamnya,” kata Nasruddin, Sabtu, 12 Juli 2025.

Baca Juga :  DanOps Eks Kombatan Wilayah Nagan Raya kepada Iptu Azhar, SE Jabat Plt. Kasat Reskrim Polres setempat

Katanya, melalui usaha legal diakses masyarakat dengan bantuan atau kebijakan regulasi dipermudah dalam perizinan oleh pihak pemerintah, tentunya akan mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat Aceh dari situasi krisis sedang melanda saat ini.

“Kami yakin dan percaya bahwa diera pemerintahan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia tentunya akan banyak menciptakan perubahan dalam menanggulangi dan mengatasi krisis ekonomi dalam negeri, dengan harapan menjadikan Indonesia sebagai negara menuju Indonesia Emas,” jelas Aktivis Nasional asal Aceh itu.

Nasruddin alias Teungku Din Botren menjelaskan, seperti di Aceh Timur, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara, hasil bumi sedang mulai digarap rakyat untuk produksi minyak bumi dan di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya rakyat bergelut dengan menambang emas adalah potensi luar biasa untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat dengan dukungan penuh pihak pemerintah.

Baca Juga :  Ketum DPP FRN Sidak di Rubasan Sulteng, Ini Kata Agus Flores

“Untuk kelancaran, keamanan, serta efektivitas usaha, tentunya sangat penting didukung oleh suatu legalitas atau keabsahan badan hukum dari pemerintah agar usaha mereka menjadi salah satu usaha berkontribusi kepada keuangan negara, salah satunya sektor pajak,” papar Teungku Din Botren.

Nasruddin menambahkan, pengembangan dan keberlanjutan usaha tambang di Aceh itu akan mampu menyerap tenaga kerja dan lapangan kerja bagi masyarakat pengangguran, dimana juga dapat mengurangi dan menanggulangi perbuatan kriminal seperti pencurian dilingkungan masyarakat, hal ini dapat dijadikan tolok ukur dan kenyataan dilapangan.

“Masyarakat Aceh khususnya sangat berharap kepada pemimpin negeri ini agar benar-benar melihat peluang dan potensi menuju kemakmuran rakyat dan berdampak pada cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas kedepannya,” harap Nasruddin mengusung aspirasi masyarakat.*

Reporter : S. Adi P

Berita Terkait

Serangan Terhadap Masyarakat Desa KPK Seruway Dinilai Tak Pantas, Tri Septa BA: Hak Rakyat Terkesan Diabaikan
Kisah Keluarga dari Mojokerto, Besuki, dan Jejak Sejarah Majapahit
Mengenang Kisah Pakde Kus, Orang Tua AF (Agus Flores): Dari Pendidikan Akpol hingga Jejak Karya di Sulteng
Warga Pati dan Aliansi Jawa Tengah Akan Kawal Sidang Putusan Supriyono Alias Botok dan Teguh Alias RW di PN Pati, Kamis 5 Maret 2026
Kisah Mualaf di Balik Jeruji: Tahanan Polres Bangkep Ucap Syahadat dan Jalani Ibadah Puasa
Respon Keluhan Masyarakat, Satintelkam Polres Banggai Tegur Pedagang LPG Subsidi Diatas HET
SAPA Minta Pemerintah di Aceh Hentikan Pembiayaan Periklanan Media Cetak
Ketua DPD Rampas08 Aceh Utara Sikapi Viralnya Berita Sorotan Desa Meunye Peut
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Serangan Terhadap Masyarakat Desa KPK Seruway Dinilai Tak Pantas, Tri Septa BA: Hak Rakyat Terkesan Diabaikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Kisah Keluarga dari Mojokerto, Besuki, dan Jejak Sejarah Majapahit

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Mengenang Kisah Pakde Kus, Orang Tua AF (Agus Flores): Dari Pendidikan Akpol hingga Jejak Karya di Sulteng

Senin, 2 Maret 2026 - 07:52 WIB

Warga Pati dan Aliansi Jawa Tengah Akan Kawal Sidang Putusan Supriyono Alias Botok dan Teguh Alias RW di PN Pati, Kamis 5 Maret 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:06 WIB

Kisah Mualaf di Balik Jeruji: Tahanan Polres Bangkep Ucap Syahadat dan Jalani Ibadah Puasa

Berita Terbaru