Tolitoli, Sulteng – suaramasyarakat.com // Widi Prestiyo saat ditemui media ini di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tolitoli, Selasa, 26 Oktober 2026, mengatakan bahwa pelayanan di lapas berjalan seperti biasanya. Sementara itu, program asimilasi bagi warga binaan juga mulai dilaksanakan.
“Program lebih ke arah ketahanan pangan,” ujarnya kepada media ini.
Widi Prestiyo menjelaskan, pembinaan warga binaan juga rutin dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah. Pembinaan tersebut diharapkan dapat memperkuat mental dan keagamaan warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Selain pembinaan mental dan keagamaan, keterampilan warga binaan di Lapas Tolitoli juga mulai menunjukkan hasil.
Ia berharap, warga binaan yang telah menyelesaikan masa pembinaan dapat memiliki karakter yang lebih baik, mengembangkan keterampilan, serta mampu berbaur dan beradaptasi dengan masyarakat setelah keluar dari lapas.*
Yuda






