Langsa Tuan Rumah HLM-TPID dan TP2DD se-Aceh 2026, Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, Aceh – suaramasyarakat.com // Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menjadi tuan rumah High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Aceh Tahun 2026.

Kegiatan itu diselenggarakan Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Bank Indonesia di Aula Hotel Harmoni, Kota Langsa, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP., M.P.A., dan turut dihadiri Asisten Perekonomian Pemerintah Aceh Ir. T. Robby Irza, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusaini, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh Agus Andria,

Berikut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Prabu Dewanto, Pimpinan Bank Aceh Cabang Langsa T.M. Andika, perwakilan Perum Bulog, para bupati dan wali kota se-Aceh, pimpinan SKPA, serta jajaran TPID dan TP2DD kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menegaskan bahwa High Level Meeting merupakan wujud kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menyepakati langkah-langkah strategis pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan daerah.

Mengusung tema “Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi Aceh Pasca Bencana”, forum tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat transformasi digital sebagai fondasi pemulihan ekonomi Aceh.

Menurutnya, pengendalian inflasi dan digitalisasi keuangan merupakan dua agenda strategis yang saling melengkapi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan.

Karena itu, TPID di setiap daerah harus terus memperkuat sinergi mulai dari perencanaan produksi, kelancaran distribusi, penguatan cadangan pangan, stabilisasi harga hingga penyampaian informasi kepada masyarakat agar gejolak harga komoditas strategis dapat diantisipasi sejak dini.

Baca Juga :  Wabup Ismail Terima Penghargaan Aksi Daeeah Terbaik Tingkat Nasional 2026 di Jakarta

Selain itu, percepatan digitalisasi keuangan daerah melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pemanfaatan sistem pembayaran digital, serta perluasan transaksi non-tunai dinilai mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, akuntabilitas, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah.

Muhammad Nasir juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota memperkuat kerja sama antardaerah sehingga wilayah yang mengalami surplus produksi dapat menjadi penyangga bagi daerah yang mengalami kekurangan pasokan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di Aceh.

Ia berharap forum ini menghasilkan berbagai kesepakatan strategis yang dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil guna memperkuat ketahanan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Sementara itu, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia yang secara konsisten menginisiasi forum koordinasi sebagai wadah memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mempercepat transformasi digital.

Menurutnya, pengendalian inflasi memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas ekonomi, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif. Di sisi lain, digitalisasi daerah menjadi fondasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Suhartini menegaskan, Pemerintah Kota Langsa berkomitmen mendukung seluruh langkah strategis TPID melalui penguatan koordinasi lintas sektor, pemantauan harga kebutuhan pokok secara berkala, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar, penguatan ketahanan pangan, serta menjaga kelancaran distribusi barang agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga :  Maraknya Praktik Prostitusi Siang–Malam di Pusat Keramaian Kota Padang: Antara Slogan Pemerintah dan Realita di Lapangan

Selain itu, Pemerintah Kota Langsa terus mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui implementasi ETPD, digitalisasi pelayanan publik, serta optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah secara elektronik guna meningkatkan efisiensi pelayanan, transparansi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pemerintah Kota Langsa juga secara konsisten melaksanakan Gerakan Pangan Murah guna menekan inflasi serta operasi pasar untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman dan mencegah terjadinya penimbunan barang,” ujar Suhartini.

Berbagai langkah tersebut, lanjutnya, telah memberikan hasil yang positif. Pemerintah Kota Langsa berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, atas berbagai upaya yang telah dilaksanakan, Pemerintah Kota Langsa berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Terbaik I dalam Pengendalian Inflasi Tahun 2026 Tingkat Sumatera dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Suhartini berharap High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Aceh Tahun 2026 mampu melahirkan berbagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah, menjaga inflasi tetap terkendali, memperluas digitalisasi keuangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, kita optimistis mampu mewujudkan Aceh yang maju, tangguh, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkasnya.

Kalau akan dipublikasikan di website Prokopim, naskah ini sudah siap. Saya juga dapat menyesuaikannya dengan gaya penulisan Kemendagri atau Bank Indonesia jika diperlukan.*

Nurma

Berita Terkait

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani
Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kasus Pencurian Mendominasi di Tolitoli, Reskrim Klaim Hampir Seluruh LP Tertangani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Operasi Patuh Tinombala 2026 di Tolitoli Berjalan Lancar, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Berita Terbaru