Kukuhkan Paskibraka Maluku 2025, Gubernur Serukan Kibarkan Merah Putih dengan Disiplin dan Integritas

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

AMBON suaramasyarakat.com// Dalam suasana khidmat penuh semangat kebangsaan, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Maluku Tahun 2025 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (15/8/2025).

 

Upacara sakral ini turut dihadiri Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Sekda Sadali Ie, Wakil Ketua DPRD Maluku Azis Sangkala, serta unsur Forkopimda Maluku.

 

Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih dan pemasangan kendit (ikat pinggang) oleh Gubernur, kepada perwakilan Paskibraka sebagai simbol penerimaan amanah dan kesiapan mengemban tugas negara pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Minggu, 17 Agustus 2025 di Lapangan Merdeka Ambon.

Baca Juga :  Anev Program Ketahanan Pangan Polri, Polda Maluku Akan Koordinasi Tingkatkan Hasil Panen Jagung 

 

Sebanyak 54 anggota Paskibraka, terdiri dari 27 putra dan 27 putri terbaik perwakilan kabupaten/kota se-Maluku, yang telah melewati masa karantina dan disiplin pelatihan fisik, mental, serta nasionalisme selama 16 hari di Balai Diklat Perikanan Poka. Usai dikukuhkan, seluruh anggota langsung memasuki masa tenang di hotel sebelum menjalankan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih pada Minggu pagi.

 

Gubernur menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya pemuda-pemudi Maluku yang diyakini mampu menjadi pelopor perubahan menuju masa depan daerah yang lebih baik.

Baca Juga :  GELAR AKSI DAMAI, OJOL PEKALONGAN RAYA TABUR BUNGA DAN DOA BERSAMA

 

“Kalian bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Hari ini kalian menjadi simbol harapan Maluku, generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan pembangunan bangsa,” kata Gubernur.

 

Ia menegaskan, pengukuhan Paskibraka bukan hanya seremoni, melainkan penyerahan tanggung jawab mulia yang harus dijaga dengan sepenuh hati.

 

“Merah Putih itu bukan kain biasa, di dalamnya ada darah para pahlawan, jerih payah para pendiri bangsa, dan harapan dari seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, kibarkanlah bendera dengan penuh kehormatan, disiplin, dan integritas,” tegasnya.(**)

Berita Terkait

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif
Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini
Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia
163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda
Bupati Aceh Utara Normalisasi Saluran Air Sawah Pasca Banjir, Masyarakat Ucap Terimakasih
HUT ke 24 Aceh Tamiang Dirangkai dengan Gelar Dzikir Akbar ASN
Bupati Armia Fahmi: Jangan Ada Lagi Rumah Warga Korban Bencana Luput Dari Pendataan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:34 WIB

Pemuda MA Diduga Meninggal Tidak Wajar, Ketua LPSA Aceh Timur Minta Ditangani Objektif

Minggu, 26 April 2026 - 12:13 WIB

Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23 dan Sampaikan Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01 WIB

Ketua Fadlon Ungkap Catatan dan Kesan Selama Retret Nasional Bersama Para Ketua DPRD se-Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 00:54 WIB

163 KK Warga Lubuk Sidup Terima Huntara Diserahkan Wabup Aceh Tamiang

Sabtu, 18 April 2026 - 00:22 WIB

Pemkab Aceh Tamiang Dapat 50 Ribu Mushaf Al-Qur’an dari MBA Diterima Plt. Sekda

Berita Terbaru