Ketua DPC SBNI Murung Raya Menyesalkan Sistem Perekrutan Karyawan Yang Memakai Sistem Wilayah Ring ( Binaan )

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SUARAMASYARAKAT.COM.//Murung Raya – /// Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Serikat Buruh Nasionalis Indonesia ( SBNI ) Kabupaten Murung Raya Sukerman Sangat menyesalkan sistem perekrutan karyawan oleh pihak Perusahaan yang selalu memakai ring atau wilayah Binaan selama ini.

 

Ketua DPC SBNI Murung Raya berharap kepada Pemerintah dan DPRD bisa merubah sistem perekrutan karyawan oleh pihak perusahaan agar daerah yang tidak masuk desa binaan bisa juga merasakan dan ikut andil dalam perekrutan karyawan oleh pihak perusahaan saat di sampaikan ke awak media pada tanggal 20/09/2025.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIB Ampana Fokus Pembinaan Warga Binaan melalui Ketahanan Pangan dan Keagamaan

 

Ketua DPC SBNI Murung Raya sering berkonsultasi masalah perengkrutan karyawan ini kepada Disnakertrans Kabupaten Murung Raya dan ini ranah dari Bidang Penempatan yang harus di fungsikan dan bergerak untuk bisa menerapkan sistem yang adil untuk semua masyarakat Kabupaten Murung Raya.

 

Karena selamaini banyak di temui di lapangan kebijakan yang di buat perusahaan menjadi ajang lahan duit oleh oknum oknum yang berperan aktif dalam perangkrutan karyawan tersebut.

Baca Juga :  Polsek Ulubongka Intensifkan Imbauan dan Patroli untuk Cegah Karhutla

 

Masyarakat yang tidak masuk ring wiilayah berharap kepada pemerintah dan DPRD serta Disnakertrans Kabupaten Murung Raya bisa secepatnya merubah sistem tersebut karena di nilai tidak adil untuk Masyarakat yang di luar lingkung Desa Binaan.

 

Karena sebenarnya wilayah yang masuk Desa Binaan itu adalah Dana CSR yang di gunakan untuk membantu dan mengembangkan beberapa sektor di Desa.Namun semua itu salah di artikan dan di larikan ke perengkrutan karyawan.Sehingga Dana CSR akan tenggelam dengan sendirinya.Kerman

Berita Terkait

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan
Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat
Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon
Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar
Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek
Aktivitas Pelayaran Mulai Berjalan di Pelabuhan Leok, Kapal Kargo Angkut Semen dan Kopra
Tambang Emas di Hutan Lindung Paleleh Barat Diduga Ilegal, Pemkab Buol Sebut Sudah Dibahas
Lapas Leok Maksimalkan Pembinaan Keagamaan dan Keterampilan Warga Binaan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PLN UP3 Tolitoli Sebut Program Listrik Desa Masuk Kewenangan UP2K, Sejumlah Wilayah Masih Menanti Jaringan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Jumat Keliling Polres Tolitoli, Kapolres Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Berbagi di Hari Sumpah Pemuda, Aksi BMK Kosgoro Maluku Hadirkan Senyum Warga Ambon

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pengawas SPBU Tolitoli Utara Sebut Penyaluran Pertalite Subsidi Berjalan Lancar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Dua Proyek Renovasi di BKKBN Pati Jadi Sorotan, Satu Proyek Tanpa Papan Informasi Dihentikan, Karena Pembesian Diduga Tak Sesuai Spek

Berita Terbaru